MERAHPUTIH | YOGYAKARTA - Mengurangi beban sosial ekonomi masyarakat akibat terdampak COVID-19, PT. Danone Indonesia melalui PT. Sarihusada Mahardika (Sarihusada) membagikan bantuan 10 ribu tempe untuk kelompok rentan terdampak COVID-19 yang tersebar di wilayah Yogyakarta dan Klaten, Jawa Tengah.
Tuti Susana mewakili Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan mitra dari PT. Sarihusada Mahardika mengatakan pembelian 10 ribu tempe ini dibeli dari Rumah Tempe Srikandi Geneng (RTSG) sebuah usaha kecil yang dirintis oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga di Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. RTSG merupakan program dampingan dari Sarihusa yang dikembangkan sejak Juli 2017 dan hingga saat ini mampu menyerap tak kurang dari 30 tenaga kerja baik perempuan dan laki-laki.
"Kita melakukan pendistribusian 10 ribu tempe ini dengan sasaran kepada pemulung, kelompok wanita kepala rumah tangga, panti asuhan, kelompok difabel hingga dapur umum yang ada di wilayah Yogyakarta dan Klaten,"katanya disela-sela memberikan bantuan tempe kepada pengurus Panti Asuhan Miftahul Jannah di Dusun Kuwon, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Senin (27/4).
"Pendistribusian tempe ini melibatkan dua tim yaitu tim untuk wilayah Yogyakarta dan tim untuk wilayah Klaten Jawa Tengah selama hampir 1 pekan terakhir ini," tambahnya lagi.
Pembagian tempe, lanjut Tuti juga diharapkan bisa berkontribusi positif kepada masyarakat untuk menyediakan makanan sehat dan menyediakan makan yang bergizi. "Bantun ini kami prioritaskan bagi pihak yang paling terdampak seperti pekerja nonformal dan juga masyarakat dalam kategori dan area yang rentan. Selain itu bisa turut mendukung UMKM dapat berproduksi dalam kondisi pandemik COVID-19," ungkapnya.
Sementara, Senior Health Nutrition Manager Danone Indonesia, Wailayati Ningsih mengatakan bantuan 10 ribu tempe yang dibagikan juga untuk mendorong kemandirian masyarakat dengan UMKM, khususnya menghadapi situasi pandemik COVID-19, dimana gerak usaha harus tetap berjalan dan mampu bertahan.
"Peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan jufa menjadi tujuan dalam pendampingan Sarihusada kepada ibu-ibu di RTSG," katanya. (hdw/tji)
Editor : Tudji Martudji