Di Jatim, Positif Covid-19 Sebanyak 1.265, ODP 20.759, PDP 3.809 Orang

harianmerahputih.id
Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak (Foto: HMP/Prasetyo)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyebut perkembangan penanganan kasus Covid-19 di Jatim, hari ini terpapar angka sebagai berikut, dinyatakan positif ada 1.265 orang, Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 20.759 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 3.809 orang.

"Itu data yang terupdate hari ini," kata Wagub Jatim Emil di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/5) malam. Itu seiring dengan hari kesepuluh penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan

Untuk Surabaya, kasus Covid-19 bertambah 6 kasus baru menjadi 592, untuk Sidoarjo bertambah 12 kasus baru sehingga tercatat menjadi 152 dan Gresik bertambah 1 kasus baru menjadi 37.

"Ada penambahan 45 kasus baru di Jatim. Jadi total ada 1.265 orang yang positif Covid-19. Yang sembuh bertambah 5 menjadi 210 orang. Dan untuk yang meninggal bertambah 5 menjadi 137 orang," urai Emil.

Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim

Rinciannya, untuk positif Covid-19 ada 1.265 orang. Mereka, 592 dari Surabaya, 42 Kabupaten Malang, 21 Kota Malang, 5 Kota Batu, 50 dari Magetan, 152 dari Sidoarjo, 28 Kabupaten Kediri, 9 Kota Kediri, 37 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 26 Lumajang, 12 Jember, 12 Situbondo, 3 Bondowoso, 4 Banyuwangi, 10 Pamekasan, 30 Tulungagung, 9 Jombang, 12 Nganjuk, 12 Kabupaten Madiun, 12 Ponorogo, 2 Trenggalek, 49 Lamongan, 18 Bangkalan, 7 Pacitan, 15 Bojonegoro, 4 Tuban, 21 Kabupaten Pasuruan, 8 Kota Pasuruan, 23 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 5 Sumenep, 7 Kabupaten Mojokerto, 3 Kota Mojokerto, 6 Ngawi dan 1 Kota Madiun.

Sementara, juga tercatat ada 210 yang sudah terkonfirmasi negatif atau sembuh. Mereka, rinciannya 12 dari Kabupaten Malang, 8 Kota Malang, 1 Kota Batu, 91 dari Surabaya, 13 dari Sidoarjo, 8 dari Gresik, 7 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 11 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 6 Kota Kediri, 8 Situbondo, 5 Tulungagung, 1 Trenggalek, 3 Nganjuk, 1 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 4 Lumajang, 2 Kota Probolinggo, 4 Kabupaten Pasuruan, 4 Ponorogo, 1 Bondowoso, 2 Bangkalan, 4 Pamekasan, 1 Tuban dan 1 Banyuwangi.

Baca juga: Wagub Emil Ingatkan Ancaman Longsor di Jatim: Pegunungan hingga Pesisir Selatan Harus Siaga

Juga tercatat, ada 137 pasien yang meninggal dunia. Rinciannya, ada 8 orang di Kabupaten Malang, 78 di Surabaya, 16 di Sidoarjo, 6 di Gresik, 1 Bangkalan, 8 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 2 di Magetan, 1 Pamekasan, 3 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 1 Tuban. (tji/red)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru