Pj Gubernur Jatim dan MenPAN RB Resmikan Mal Pelayanan Publik di Trenggalek

harianmerahputih.id
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meresmikan Mal Pelayanan Publik di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Selasa (20/8)

MERAHPUTIH I TRENGGALEK - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Selasa (20/8). Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pj. Gubernur Adhy, MenPANRB, dan Bupati Trenggalek, yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Adhy Karyono mengungkapkan bahwa sebelumnya Provinsi Jawa Timur telah memiliki 30 MPP. Dengan diresmikannya MPP Trenggalek, jumlah MPP di Jawa Timur kini bertambah menjadi 31.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

"Masih ada tujuh kabupaten/kota yang belum memiliki MPP. Kami akan terus meningkatkan pelayanan dengan membangun MPP baru di kabupaten/kota lain di Jatim. Kami upayakan pada akhir 2024, seluruh kabupaten/kota di Jatim sudah memiliki MPP," ujarnya.

Adhy juga menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi untuk membentuk MPP di tujuh kabupaten/kota yang belum memilikinya, yaitu Kabupaten Blitar, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Kediri, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Situbondo, Kota Blitar, dan Kota Madiun. "Tujuh kabupaten/kota ini sedang dalam proses pembangunan MPP," terang Adhy.

Adhy Karyono memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek atas komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui peresmian MPP ini.

"Terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Trenggalek yang di akhir jabatannya telah melaksanakan surat edaran kami dengan membangun Mal Pelayanan Publik, sehingga masyarakat dipermudah dengan pelayanan yang terintegrasi," ucapnya.

Surat edaran yang dimaksud adalah SE No. 000.8.3.4/8814/031/2024 tentang Pendataan Rencana Pembentukan Mal Pelayanan Publik yang dikeluarkan pada 5 Maret 2024.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Selain menyoroti target pembentukan MPP, Adhy juga menyampaikan upaya peningkatan pelayanan publik melalui inovasi Jatim Online Single Submission (JOSS) yang digunakan untuk layanan non-OSS pada 158 layanan di 18 sektor. Hingga saat ini, permohonan perizinan yang dilayani sejak Januari hingga Agustus 2024 mencapai 23.396 layanan, dengan 18.951 izin telah selesai dan 4.445 masih dalam proses.

Sementara itu, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa pembangunan MPP harus terus dipercepat. Saat ini, hanya 231 kabupaten/kota yang memiliki MPP dari total kabupaten/kota di Indonesia, atau sekitar 45%.

"Bangunan tidak perlu megah, yang penting fungsinya optimal. Jadi dapat menggunakan ruko, bekas rumah dinas, atau aset pemda lainnya," jelasnya.

Azwar Anas juga menegaskan bahwa Jawa Timur dapat menjadi contoh dalam inovasi pelayanan publik, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan. "Jatim punya inovasi luar biasa. Semangat Majapahit harus selalu dibangkitkan agar kita dihormati bahkan di tempat lain," katanya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Ia juga menyampaikan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk fokus pada tiga hal: birokrasi yang berdampak, reformasi yang bukan sekadar tumpukan kertas, serta birokrasi yang lincah dan cepat, yang berarti birokrasi harus berbasis teknologi informasi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebutkan bahwa MPP yang baru diresmikan ini memiliki lebih dari 80 jenis layanan, termasuk layanan dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Imigrasi, perbankan, hingga TNI-Polri.

Setelah acara peresmian, Pj. Gubernur Adhy bersama MenPAN RB, Bupati, dan jajaran Forkopimda Trenggalek meninjau langsung fasilitas MPP Kabupaten Trenggalek yang berada di Jalan Panglima Sudirman. MPP ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, ruang UMKM, ruang bermain anak, ruang laktasi, mushola, dan pojok baca, serta menyediakan fasilitas ramah disabilitas, seperti kursi roda dan parkir khusus. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru