MERAHPUTIH I BANDUNG - Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit setelah gagal meraih kemenangan saat menjamu Madura United dalam laga pekan ke-24 Liga 1 2024/25 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 22 Februari 2025. Pertandingan yang berlangsung sengit itu berakhir tanpa gol, membuat tim asuhan Bojan Hodak harus puas berbagi angka dengan tim tamu.
Hasil ini tentu menjadi pukulan bagi Persib, yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk memperlebar jarak dari para pesaingnya di papan atas klasemen sementara. Kini, Maung Bandung masih memimpin dengan koleksi 51 poin, unggul delapan angka dari Dewa United yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Persebaya Surabaya yang berada di peringkat ketiga dengan 41 poin terus mengintai peluang untuk mendekat.
Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya
Meski hasil imbang ini cukup mengecewakan, para pemain Persib enggan terlalu lama larut dalam kekecewaan. Gelandang andalan mereka, Marc Klok, menegaskan bahwa tim harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dan berusaha kembali ke jalur kemenangan saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Maret 2025.
"Imbang rasanya seperti kalah. Harusnya kami bisa menang, tapi hanya dapat satu poin. Itu jelas tidak optimal. Tapi kami tidak bisa berlama-lama dalam kekecewaan ini. Sekarang kami harus bangkit dan memastikan kemenangan di Surabaya. Itu adalah target kami," ujar Klok dengan penuh semangat.
Persebaya Surabaya dikenal sebagai tim yang sangat kuat ketika bermain di Stadion Gelora Bung Tomo. Dengan dukungan ribuan Bonek, tim asuhan pelatih Paul Munster ini dipastikan akan memberikan perlawanan sengit kepada Persib. Klok pun menyadari bahwa pertandingan ini tidak akan mudah, tetapi ia menekankan bahwa Persib harus tetap fokus dan mengambil setiap pertandingan satu per satu.
"Kami tidak boleh terpaku pada lawan. Fokus utama kami adalah permainan kami sendiri. Kami harus bisa mengontrol pertandingan dan bermain dengan mentalitas pemenang. Semua pertandingan ke depan harus kami hadapi dengan fokus tinggi," tambah Klok.
Sementara itu, pelatih Persib Bojan Hodak memberikan apresiasi khusus kepada salah satu pemainnya, Henhen Herdiana. Bek kanan berusia 29 tahun itu tampil solid sepanjang pertandingan dan menunjukkan performa yang sangat mengesankan di lini belakang Maung Bandung.
"Menurut saya, ini adalah pertandingan terbaik Henhen musim ini. Itu juga alasan mengapa saya membawanya ke konferensi pers pasca-pertandingan. Dia bermain dengan sangat disiplin dan bekerja keras untuk tim," ungkap Hodak.
Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung
Namun, pelatih asal Kroasia itu juga memberikan peringatan kepada Henhen agar tidak cepat puas. Ia menegaskan bahwa masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan, mengingat kompetisi masih panjang dan Persib memiliki banyak pertandingan penting ke depan.
"Saya harap dia tidak cepat puas. Liga ini masih berjalan panjang, dan kami butuh konsistensi di setiap laga. Henhen harus tetap bekerja keras dan menunjukkan performa terbaiknya di pertandingan berikutnya," tegasnya.
Menanggapi pujian dari sang pelatih, Henhen Herdiana mengaku senang bisa kembali mendapatkan kesempatan bermain sejak menit awal. Ia berharap bisa terus dipercaya untuk tampil dalam laga-laga berikutnya, terutama saat menghadapi Persebaya di laga tandang nanti.
"Saya sangat berterima kasih kepada Coach Bojan atas kepercayaannya. Ini kesempatan yang sangat berarti bagi saya. Mudah-mudahan saya bisa terus bermain dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim," kata Henhen.
Pemain bernomor punggung 12 itu juga mengaku siap menghadapi tantangan berat saat bertandang ke Surabaya. Ia berharap bisa mengulang performa apiknya dan membantu Persib meraih tiga poin yang sangat penting dalam perburuan gelar juara Liga 1 musim ini.
"Jika kembali diberikan kesempatan bermain, saya akan berusaha memberikan yang terbaik seperti musim lalu. Persebaya tim yang kuat, tapi kami akan datang dengan mental juara," pungkasnya.
Dengan hasil imbang melawan Madura United, Persib Bandung tentu tidak boleh kehilangan fokus. Perjalanan menuju gelar juara masih panjang, dan setiap laga menjadi krusial dalam menentukan nasib mereka di akhir musim. Pertandingan melawan Persebaya nanti bisa menjadi momen kebangkitan Maung Bandung atau justru membuka peluang bagi para pesaingnya untuk semakin mendekat. Semua akan terjawab pada 1 Maret 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo. (red)
Editor : prass prasetyo