PERSIB Tanpa Kuipers dan Ryan Kurnia, Laga Kontra Semen Padang Jadi Tantangan Baru

harianmerahputih.id
Penyerang PERSIB, Ryan Kurnia merayakan gol ke gawang Persik Kediri bersama Zalnando dan Adam Alis pada pertandingan pekan ke-26 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 5 Maret 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG - PERSIB Bandung harus menghadapi tantangan besar saat melawat ke markas Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 2024/25 pekan ke-27 yang akan digelar di Stadion H. Agus Salim, Senin, 10 Maret 2025. Maung Bandung dipastikan kehilangan dua pilarnya, yakni bek andalan Nick Kuipers dan penyerang gesit Ryan Kurnia, akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

Absennya dua pemain kunci ini tentu menjadi kabar kurang menyenangkan bagi PERSIB yang tengah dalam performa impresif. Dalam pertandingan sebelumnya melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu, 5 Maret 2025, PERSIB berhasil menang telak 4-1. Namun, di balik kemenangan tersebut, Ryan dan Kuipers menerima kartu kuning yang membuat mereka harus menjalani larangan bermain pada laga selanjutnya.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Ryan Kurnia menerima kartu kuning keempatnya musim ini pada menit ke-20 dalam laga kontra Persik. Sebelumnya, pemain asal Bogor itu telah mengantongi tiga kartu kuning saat menghadapi Arema FC, PSIS Semarang, dan PSM Makassar. Sementara itu, Nick Kuipers mendapatkan kartu kuning pada menit ke-12 di laga melawan Persik, yang menambah koleksi kartu kuningnya menjadi empat. Sebelum ini, Kuipers telah mendapatkan kartu saat menghadapi Arema FC, Borneo FC, dan Persis Solo.

Bagi Ryan Kurnia, larangan bermain ini cukup mengecewakan. Pasalnya, ia tengah menikmati performa terbaiknya dengan mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk satu gol ke gawang Persik Kediri.

“Saya kecewa karena harus absen. Padahal saya sedang dalam kondisi yang cukup baik dan semakin percaya diri setelah mencetak gol di dua laga terakhir,” ungkap Ryan.

Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1

Meski kecewa, Ryan tetap merasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh Bobotoh. Dalam laga melawan Persik, Bobotoh menyanyikan chant khusus untuknya, sebuah momen berkesan bagi sang pemain.

“Ini pertama kalinya saya mendapatkan chant dari Bobotoh. Rasanya luar biasa. Terima kasih banyak untuk semua Bobotoh yang selalu mendukung kami. Saya akan berusaha lebih baik lagi ketika kembali bermain,” tambahnya.

Kehilangan Kuipers dan Ryan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih PERSIB, yang kini harus memutar otak untuk menemukan strategi terbaik menghadapi Semen Padang. Di lini belakang, absennya Kuipers akan mengurangi soliditas pertahanan, sementara di lini depan, kehilangan Ryan membuat PERSIB harus mencari alternatif lain untuk mempertahankan daya gedor mereka.

Baca juga: Target Juara Grup G, Saddil Tegaskan PERSIB Akan Tempur Total di Markas Lion City Sailors

Kini, PERSIB harus membuktikan bahwa mereka tetap mampu tampil solid meski tanpa dua pilar pentingnya. Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Maung Bandung tetap berpeluang meraih hasil positif di markas Semen Padang. (red)

 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru