MERAHPUTIH I BANDUNG – Di atas kertas, segalanya tampak berpihak pada PERSIB Bandung. Setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-1 atas Bali United, skuad Maung Bandung tampak semakin mantap menapaki jalur perebutan gelar Liga 1 2024/25. Lawan mereka di pekan ke-30, PSS Sleman, kini tercecer di dasar klasemen dan tengah berjuang menghindari degradasi. Namun, pelatih kepala PERSIB, Bojan Hodak, justru tak ingin terlena dengan narasi “kemenangan mudah”.
Dalam sesi jumpa pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (23/4/2025), Hodak secara tegas menolak anggapan bahwa laga kontra PSS akan berjalan ringan. Ia mengingatkan bahwa pertandingan menghadapi tim-tim papan bawah justru seringkali penuh jebakan.
Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan
“Ini adalah pertandingan yang paling sulit,” ucap Hodak dengan nada serius. “Karena semua orang sudah berpikir, ‘Oh, ini akan mudah dimenangkan (oleh PERSIB)’. Tapi sebenarnya tidak bisa seperti itu. Pandangan seperti itu justru menciptakan tekanan yang tidak perlu bagi pemain.”
PSS Sleman, menurut Hodak, bukan tim yang bisa diremehkan. Meski tertahan di posisi juru kunci, Elang Jawa disebut masih menyimpan potensi untuk menyulitkan siapa pun. Pelatih asal Kroasia itu menyoroti performa anak-anak Sleman ketika menjamu Dewa United—sebuah pertandingan yang menurutnya memperlihatkan kualitas permainan PSS yang sebenarnya.
“Kalau Anda lihat pertandingan mereka melawan Dewa United, sebenarnya mereka tampil sangat baik. Mereka menguasai jalannya pertandingan, mereka punya peluang. Tapi Dewa memang punya sedikit keberuntungan dan akhirnya menang 1-0,” ujarnya. “Dewa menang karena kualitas, tapi PSS memainkan pertandingan yang sangat bagus.”
Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal
Hodak menekankan pentingnya fokus dan determinasi tinggi, terutama menjelang akhir musim ketika tekanan mental kerap menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan. Ia menilai bahwa motivasi PSS untuk bertahan di Liga 1 akan menjadi kekuatan tersendiri yang tak bisa disepelekan.
“Ketika tim berada di ambang degradasi, mereka bisa jadi lebih berbahaya. Mereka akan bermain dengan semangat juang yang berbeda. Ini bukan soal posisi di klasemen, tapi tentang mental dan momentum,” tambahnya.
PERSIB sendiri kini berada dalam momentum positif. Kemenangan atas Bali United menjadi bukti konsistensi tim, dan kehadiran para pemain kunci seperti Ciro Alves dan David da Silva tetap menjadi senjata andalan. Namun, Hodak memastikan bahwa tak ada tempat untuk rasa puas diri.
Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas
“Target kami adalah tiga poin, tentu saja. Tapi kami harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Setiap pertandingan adalah tantangan baru. Tidak ada yang pasti di sepak bola,” pungkasnya.
Pertandingan antara PERSIB dan PSS Sleman dijadwalkan berlangsung Sabtu (26/4/2025) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sorotan tidak hanya tertuju pada upaya PERSIB menjaga asa juara, tetapi juga pada perjuangan PSS untuk selamat dari jurang degradasi—pertarungan dua tim dengan misi yang kontras namun sama-sama penuh urgensi.(red)
Editor : prass prasetyo