PERSIB Selangkah Lagi Menuju Takhta Liga 1 Usai Hantam PSS Sleman 3-0

harianmerahputih.id
Ciro Alves, Tyronne del Pino dan Marc Klok merayakan gol ke gawang PSS Sleman pada pertandingan pekan ke-30 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 26 April 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG — Mimpi PERSIB Bandung untuk mengakhiri musim dengan gelar juara Liga 1 2024/2025 semakin mendekati kenyataan. Kemenangan telak 3-0 atas PSS Sleman pada pekan ke-30 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (26/4/2025), membuat Pangeran Biru hanya membutuhkan tambahan empat poin untuk memastikan gelar juara.

Tiga gol kemenangan PERSIB disumbangkan oleh Gustavo Franca pada menit ke-20, serta sepasang gol Tyronne del Pino di babak kedua, masing-masing pada menit ke-49 dan 57. Dengan hasil ini, PERSIB kian nyaman di puncak klasemen dengan raihan 64 poin, unggul 11 poin atas Dewa United dan 12 poin dari Persebaya Surabaya.

Baca juga: Persebaya Gaspol ke Lampung, Uston Pastikan Skuad Tetap Bugar Meski Jadwal Melelahkan

Dalam situasi ini, empat poin tambahan saja sudah cukup bagi skuat asuhan Bojan Hodak untuk mengunci trofi, sekalipun pesaing terdekat mereka menyapu bersih laga sisa.

Sejak awal laga, PERSIB langsung memperlihatkan ambisinya. Tidak ingin kehilangan momentum di depan puluhan ribu bobotoh yang memadati GBLA, mereka menekan pertahanan PSS sejak menit awal. Hasilnya terlihat pada menit ke-20 saat Gustavo Franca, striker asal Brasil itu, berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Franca melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dihalau kiper PSS, Ega Rizky.

Unggul satu gol di paruh pertama tidak membuat PERSIB puas. Tekanan semakin intens dilakukan selepas turun minum. Hanya empat menit setelah babak kedua dimulai, PERSIB menggandakan keunggulan. Kali ini, Tyronne del Pino sukses memaksimalkan umpan terobosan matang dari Kakang Rudianto untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Belum cukup, del Pino kembali menjadi momok menakutkan bagi lini belakang PSS. Pada menit ke-57, ia mencetak gol keduanya di laga tersebut lewat sundulan terarah setelah menerima umpan lambung dari Ciro Alves, yang sebelumnya berhasil memperdaya dua pemain bertahan lawan lewat aksi individunya di sisi kanan.

Tertinggal tiga gol, PSS Sleman mencoba bangkit, namun PERSIB sudah terlanjur nyaman mengontrol tempo permainan. Bojan Hodak mulai melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran tim di sisa pertandingan. Adam Alis dan Gervane Kastaneer masuk menggantikan Mateo Kocijan dan Ryan Kurnia pada menit ke-59, menandai pergantian pertama.

Baca juga: PERSIB Langsung Terbang ke Surabaya, Siapkan Diri Hadapi Madura United di Tengah Padatnya Jadwal

Kapten tim, Marc Klok, sempat mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jauh di menit ke-70, namun upayanya belum menemui sasaran. Sementara itu, pada menit ke-74, sebuah momen dramatis terjadi. Ciro Alves sempat membobol gawang PSS, namun gol tersebut dianulir setelah wasit Muhammad Erfan Effendi, melalui bantuan VAR, memutuskan Alves berada dalam posisi offside.

Kekhawatiran sempat menghantui kubu PERSIB ketika Tyronne del Pino harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-80. Meski demikian, Robi Darwis yang masuk menggantikannya mampu menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.

Di penghujung laga, PERSIB terus membombardir pertahanan PSS. Febri Hariyadi dan Ferdiansyah, yang masuk menggantikan Ciro Alves dan Beckham Putra, menghadirkan kecepatan baru, meskipun tak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini menegaskan dominasi PERSIB di sisa kompetisi. Dengan empat laga tersisa, tambahan empat poin dari 12 yang tersedia sudah cukup untuk membuat mereka tak terkejar. Secara matematis, Dewa United maksimal hanya bisa mencapai 65 poin, dan Persebaya Surabaya 67 poin — dua angka yang dalam skenario tertentu bisa ditutup PERSIB dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang saja.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Pelatih Bojan Hodak mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. "Kami bermain sangat fokus hari ini. Semua pemain menunjukkan komitmen untuk menang dan mendekatkan diri pada target kami, yaitu juara," ujar Hodak usai pertandingan.

Di sisi lain, dukungan penuh bobotoh sepanjang laga menjadi energi tambahan bagi David da Silva dan kawan-kawan. Stadion GBLA bergemuruh, membalut malam itu dengan euforia yang belum berujung, seraya membayangkan betapa dekatnya momen sakral mengangkat trofi di akhir musim.

Jika momentum ini terus terjaga, bukan tidak mungkin PERSIB merayakan gelar juara lebih cepat, bahkan sebelum musim benar-benar berakhir. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru