Surabaya Tunjukkan Komitmen Wujudkan STBM Paripurna di Hadapan Tim Verifikasi Nasional

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I KOMPAS — Pemerintah Kota Surabaya menyambut Tim Verifikasi Pusat dalam rangka penilaian lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar tingkat nasional dan verifikasi Open Defecation Free (ODF) Provinsi Jawa Timur, Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini menandai langkah penting Kota Surabaya menuju pengakuan sebagai daerah yang menerapkan STBM secara menyeluruh.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menilai kehadiran tim verifikasi menjadi peluang strategis untuk memperkuat upaya kota dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan berbasis masyarakat. Ia menegaskan bahwa pencapaian predikat STBM Paripurna bukan semata tujuan administratif, melainkan bagian dari transformasi budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Baca juga: Satpol PP Sisir Jalan Johar–Sulung, Pemkot Surabaya Tertibkan PKL dan Parkir Liar

“Tujuan utamanya adalah mengubah pola pikir warga agar menjaga lingkungan menjadi bagian dari keseharian. Kami ingin program ini berjalan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial,” ujar Eri dalam pertemuan di Ruang Sidang Wali Kota.

Pemkot Surabaya telah memperoleh sertifikat STBM 5 Pilar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 16 April 2025. Kini, proses verifikasi ditingkatkan ke skala nasional. Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, pemerintah kota menargetkan pembentukan Kampung Madani di 500 RW tahun ini, dengan perluasan hingga 1.300 RW pada tahun mendatang.

Kampung Madani merupakan kawasan permukiman yang menerapkan prinsip lingkungan bersih dan sehat, termasuk pengolahan sampah mandiri, sistem pengelolaan air limbah (IPAL), serta aspek sosial seperti pencegahan anak putus sekolah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antarorganisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan penerapan STBM di tingkat keluarga.

Baca juga: Surabaya Kokohkan Komitmen Jaga Anak dari Ancaman Digital

Ketua Tim Verifikasi STBM 5 Pilar dari Kementerian Kesehatan RI, Sukarmi, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari verifikasi menyeluruh di empat kabupaten/kota yang menjadi sampel dukungan terhadap program ODF provinsi.

“Kami ingin memastikan bahwa layanan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, dan ada kesadaran untuk menjaga fasilitas bersama,” katanya.

Tim verifikasi juga dijadwalkan meninjau sejumlah titik di Kota Surabaya sebagai bagian dari proses penilaian. Lokasi yang menjadi fokus meliputi PLTSa Benowo, perusahaan AMDK HE2O, beberapa kawasan permukiman RW, serta fasilitas kesehatan dan pelayanan publik seperti Puskesmas Tanah Kali Kedinding dan Mal Pelayanan Publik Siola.

Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota

Sukarmi memberikan apresiasi atas kemajuan signifikan yang ditunjukkan Surabaya dalam penerapan STBM. Ia menilai bahwa semangat kolaboratif antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha telah mendorong capaian yang positif.

“Surabaya punya semangat luar biasa. Ini menjadi contoh bagaimana kota besar bisa menggerakkan warganya untuk hidup sehat. Kami optimistis Surabaya bisa mencapai STBM Paripurna,” ujarnya.

Dengan terus mengedepankan pendekatan partisipatif, Pemerintah Kota Surabaya berharap pencapaian STBM 5 Pilar Paripurna tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga menjadi gaya hidup baru warga Kota Pahlawan. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru