MERAHPUTIH I SURABAYA — Menjelang duel penting melawan Borneo FC pada pekan ke-34 Liga 1 2024/2025, Persebaya Surabaya menegaskan kesiapan tim untuk menghadapi tekanan di kandang lawan. Laga yang akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (18/5/2025) malam itu menjadi krusial dalam perebutan posisi papan atas klasemen sementara.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, menyatakan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan untuk meredam permainan agresif Borneo FC. Ia menyadari tren positif yang sedang dibangun tim tuan rumah, namun optimistis bahwa skuad "Bajul Ijo" mampu tampil maksimal.
Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya
“Borneo FC memang sedang dalam performa bagus di dua laga terakhir, apalagi keduanya mereka menangkan di kandang. Tapi pemain-pemain kami juga punya kualitas yang baik. Kami siapkan tim agar bisa mengantisipasi permainan mereka,” ujar Uston saat ditemui usai sesi latihan tim.
Dalam laga nanti, Persebaya akan kembali diperkuat bek tengah andalan mereka, Slavko Damjanovic, yang telah menyelesaikan sanksi akumulasi kartu. Kondisi fisiknya dikabarkan prima dan siap bermain sejak menit awal. Kehadiran Slavko di lini belakang diyakini akan memperkokoh pertahanan Persebaya yang dalam beberapa laga terakhir kerap diuji.
“Slavko sudah bisa main dan kondisinya bagus. Tidak ada kendala. Kami masih punya dua hari latihan untuk mematangkan strategi. Mudah-mudahan seluruh pemain dalam kondisi fit saat hari pertandingan,” kata Uston.
Persebaya saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 55 poin. Mereka hanya terpaut dua angka dari Dewa United yang menempati posisi kedua. Borneo FC, yang akan menjadi lawan kali ini, juga berada dalam jalur persaingan menuju papan atas. Tambahan tiga poin bisa mengancam posisi Persebaya apabila hasil di Samarinda tidak berpihak pada tim asal Kota Pahlawan.
Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung
Di sisi lain, Maluku United yang juga terus menempel ketat di lima besar menambah kompleksitas perebutan posisi atas menjelang berakhirnya musim reguler. Dengan hanya menyisakan satu pertandingan setelah laga kontra Borneo, kemenangan menjadi harga mati bagi Persebaya jika ingin mengamankan peluang lolos ke fase Championship Series.
Bermain di Stadion Segiri tak pernah mudah bagi tim tamu. Atmosfer stadion yang padat dukungan serta performa solid Borneo FC saat tampil di hadapan publik sendiri menjadi tantangan tersendiri. Uston mengaku telah menyiapkan berbagai opsi taktik, termasuk antisipasi terhadap serangan balik cepat yang kerap menjadi senjata Borneo.
“Pemain harus disiplin, terutama saat kehilangan bola. Transisi harus cepat. Kami harap mereka bisa menjalankan instruksi dengan baik di lapangan nanti,” tutur Uston.
Pertandingan di Samarinda diperkirakan akan berlangsung ketat. Selain gengsi antartim papan atas, laga ini juga menjadi pertaruhan bagi Uston yang ditunjuk sebagai pelatih sementara setelah pergantian kepelatihan beberapa pekan lalu.
Dengan semangat juang yang terus dijaga dan kepercayaan diri yang mulai kembali pulih, Persebaya berharap bisa mencuri poin di kandang lawan dan menjaga asa finis di posisi dua besar.(RED)
Editor : Redaksi