MERAHPUTIH I BANDUNG — Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat, PERSIB Bandung, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Menatap musim kompetisi 2025/2026 yang penuh tantangan, PERSIB resmi merekrut penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, untuk memperkuat lini depan mereka di Liga 1 dan ajang kontinental AFC Champions League Two.
Pemain kelahiran Belém, Brasil, 10 September 1998 itu, digaet dari klub Liga Utama Kamboja, Visakha FC, dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Maung Bandung. Ramon, yang musim lalu tampil tajam dengan torehan 21 gol dan lima assist dalam 28 laga, diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan berarti di bawah arahan pelatih kepala Bojan Hodak.
Langkah perekrutan ini bukan sekadar pengisian pos penyerang semata. Bagi manajemen PERSIB, kedatangan Ramon adalah bagian dari proses regenerasi skuad yang dirancang secara bertahap. Tim yang dalam dua musim terakhir berhasil meraih gelar juara secara beruntun itu menyadari pentingnya menyuntikkan energi baru untuk mempertahankan prestasi sekaligus membangun fondasi jangka panjang.
“Wilujeng sumping, Ramon Tanque. Maksimalkan usia emasmu dengan prestasi emas bersama PERSIB,” ujar Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa Ramon harus segera beradaptasi mengingat PERSIB langsung dihadapkan pada jadwal padat di dua kompetisi sekaligus.
Kehadiran Tanque bukanlah keputusan mendadak. Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia yang sukses membawa PERSIB berjaya dalam dua musim terakhir, mengaku telah memantau performa sang penyerang sejak tampil di Kamboja. Menurut Hodak, karakter bermain Ramon cocok dengan skema permainan PERSIB yang menuntut mobilitas tinggi dan efisiensi di kotak penalti.
Dengan tinggi badan yang ideal dan kemampuan duel udara yang baik, Ramon diharapkan mampu menjadi target man sekaligus pemecah kebuntuan. Selain itu, gaya bermainnya yang energik dan determinasi tinggi membuatnya layak disebut sebagai penyerang modern yang haus gol.
"Dia pemain yang punya naluri gol yang bagus dan tahu bagaimana memanfaatkan ruang di dalam kotak. Itu sangat penting dalam sistem kami," ujar Hodak.
Bermain di Liga Kamboja mungkin belum sepopuler kompetisi di Thailand atau Indonesia. Namun, performa Ramon bersama Visakha FC telah menarik perhatian. Ia bukan hanya pencetak gol ulung, tapi juga pemimpin lini serang yang cerdas dalam membaca situasi.
Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”
Pengalamannya bermain di Asia Tenggara diyakini akan mempercepat proses adaptasinya di Liga 1 yang dikenal keras dan penuh tekanan, khususnya ketika membela tim sebesar PERSIB yang memiliki basis suporter sangat besar dan loyal, Bobotoh.
“Datang ke PERSIB adalah langkah besar dalam karier saya. Saya tahu ini klub besar dengan sejarah hebat. Saya siap bekerja keras dan memberikan segalanya,” ujar Ramon dalam pernyataan resmi pertamanya sebagai pemain PERSIB.
Kehadiran Ramon Tanque juga mencerminkan perubahan pendekatan PERSIB dalam membangun tim. Klub yang identik dengan pemain-pemain bintang senior kini tampak mulai melirik talenta global usia muda yang bisa dikembangkan untuk jangka panjang.
Dengan usia 26 tahun, Ramon dianggap memasuki fase puncak performa. Ini menjadikannya tidak hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga investasi strategis untuk beberapa musim ke depan. Ia bisa menjadi ikon baru PERSIB sekaligus tulang punggung dalam skema jangka menengah klub.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
“Kompetisi semakin kompetitif, dan kami tidak ingin hanya sekadar bertahan di papan atas. Kami ingin PERSIB berdaya saing tinggi tidak hanya di Indonesia, tapi juga di level Asia,” ujar Adhitia Putra Herawan menegaskan.
Musim 2025/2026 bisa jadi musim paling menantang bagi PERSIB dalam satu dekade terakhir. Selain ambisi mempertahankan gelar Liga 1, Maung Bandung akan kembali berlaga di pentas Asia, kali ini di ajang AFC Champions League Two yang menghadirkan lawan-lawan tangguh dari Asia Timur, Tengah, dan Tenggara.
Kedalaman skuad menjadi krusial, dan Ramon Tanque diharapkan bisa menjadi bagian penting dari puzzle besar yang sedang dirakit Bojan Hodak. Jika mampu beradaptasi cepat, Ramon bisa menjadi pembeda di laga-laga besar yang menanti PERSIB, baik di stadion GBLA maupun di luar negeri. (red)
Editor : Redaksi