MERAHPUTIH I BANDUNG — Setelah menjalani masa libur panjang kompetisi, PERSIB Bandung kembali menghidupkan denyut aktivitas sepak bola di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (30/6/2025). Tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu menggelar sesi latihan perdana sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru Liga 1.
Latihan perdana ini menjadi momentum penting untuk menyatukan ritme skuad yang kini dihuni sejumlah wajah baru. Pelatih kepala PERSIB, Bojan Hodak, langsung memimpin latihan, menandai dimulainya era baru di tengah ekspektasi besar pendukung klub, Bobotoh.
Baca juga: PERSIB Tunjukkan Mental Baja, Marc Klok: “Kami Tahu Bisa Comeback”
Dalam latihan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu, Hodak tampak menekankan keseimbangan antara latihan teknik dasar dan pembentukan kondisi fisik. “Kami ingin memulai musim ini dengan fondasi yang kuat, baik secara fisik maupun pemahaman taktik,” ujar Hodak seusai latihan.
Tujuh pemain rekrutan anyar langsung bergabung dalam latihan tersebut. Mereka adalah Uilliam Barros, Alfeandra Dewangga, William Marcilio, Saddil Ramdani, Al Hamra Hehanussa, Luciano Guaycochea, dan Rosembergne da Silva atau yang akrab disapa Berguinho. Kehadiran para pemain baru ini memberikan nuansa segar sekaligus tantangan tersendiri bagi tim pelatih untuk menyatukan dinamika skuad.
Berguinho, gelandang serang asal Brasil yang diharapkan mampu menambah daya kreatif PERSIB di lini tengah, tampak langsung beradaptasi dalam sesi latihan. Sementara itu, Saddil Ramdani, pemain sayap yang direkrut dari Sabah FC Malaysia, menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti seluruh menu latihan.
"Adaptasi awal terlihat cukup baik. Mereka langsung membaur dan itu pertanda bagus bagi kekompakan tim ke depan," kata Miro Petric, pelatih fisik PERSIB, yang memimpin sesi pemanasan awal sebelum latihan intens dimulai.
Meski baru memasuki tahap awal persiapan, pelatih Bojan Hodak dan stafnya menerapkan pendekatan yang serius dan intens. Latihan berlangsung dalam tempo tinggi dengan penekanan pada sentuhan bola, pergerakan tanpa bola, serta ketahanan fisik. Latihan itu juga menjadi kesempatan perdana bagi pelatih kiper anyar, Mario Jorzic, untuk menilai kemampuan para penjaga gawang seperti Teja Paku Alam dan kawan-kawan.
Baca juga: Persebaya Angkat Tantangan di Parepare, Uston Nawawi Ingin Ulang Momen Manis di Markas PSM
Menurut Jorzic, aspek kesiapan mental juga menjadi bagian penting dalam program latihan awal ini. “Kami tidak hanya fokus pada teknik dan refleks, tetapi juga pada konsistensi dan ketenangan menghadapi tekanan,” ujarnya.
Di tengah keriuhan latihan perdana, tiga pemain anyar lainnya—yakni striker asal Brasil Ramon Tanque, bek tengah Julio Cesar, dan kiper muda asal Inggris, Adam Przybek—masih belum bergabung. Ketiganya disebutkan masih menjalani proses administrasi serta penyesuaian kedatangan. Sementara itu, gelandang muda Beckham Putra Nugraha masih mendapat waktu libur tambahan dari tim pelatih, usai menyelesaikan tugas bersama tim nasional.
Meski begitu, suasana latihan tetap berlangsung dalam nuansa optimistis. Para pemain lama tampak menyambut hangat rekan-rekan barunya, sementara para staf pelatih bekerja membangun kedisiplinan sejak awal. Semangat kebersamaan dan kerja keras tampak menjadi fondasi utama yang coba dibangun sejak hari pertama.
Baca juga: PERSIB Balas Dendam dengan Gagah: Tundukkan Borneo FC 3-1 dalam Laga Tunda Super League
Musim ini, PERSIB dibayang-bayangi ekspektasi tinggi dari pendukungnya. Setelah gagal meraih gelar juara musim lalu, publik Bandung berharap klub kebanggaan mereka dapat tampil lebih konsisten dan kompetitif. Kedatangan sejumlah pemain bintang dan pelatih baru diharapkan bisa menjadi solusi untuk memperbaiki performa tim secara menyeluruh.
Direktur PERSIB, Teddy Tjahjono, dalam pernyataan sebelumnya menyebut bahwa manajemen berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan maksimal kepada tim pelatih demi mencapai target realistis, yaitu finis di posisi terbaik, jika memungkinkan meraih gelar.
Dengan memulai persiapan sejak awal dan menghadirkan wajah-wajah baru, PERSIB Bandung mencoba membangun ulang fondasi tim yang solid dan kompetitif. Hari pertama latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi titik awal dari harapan baru—bagi pemain, pelatih, dan jutaan pendukung setia di seantero Tanah Pasundan. (red)
Editor : Redaksi