Klok Sebut Tinggalkan Zona Nyaman Demi Tingkatkan Level Permainan

harianmerahputih.id
Kapten PERSIB, Marc Klok (PERSIB.co.id/Barly Isham)

MERAHPUTIH I CHIANG MAI — Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi kompetisi padat dan menantang musim 2025/2026, PERSIB Bandung menjalani pemusatan latihan (training camp) di Thailand. Keputusan manajemen klub untuk membawa seluruh skuad ke luar negeri selama lebih dari sepekan dinilai sebagai langkah strategis oleh kapten tim, Marc Anthony Klok.

Pemain berdarah Belanda yang telah menjadi figur sentral di lini tengah PERSIB ini menyebut bahwa pemusatan latihan di luar negeri bukan hanya bermanfaat dari sisi teknis, tetapi juga membentuk kohesi dan ikatan emosional yang lebih kuat antaranggota tim. Dalam sesi wawancara yang berlangsung di sela latihan, Klok menegaskan bahwa keputusan memilih Thailand merupakan langkah tepat untuk mengasah kesiapan tim menghadapi dua kompetisi sekaligus: Liga Super Indonesia dan AFC Champions League Two (ACL 2).

Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”

“Saya pikir TC ini ide bagus dan pilihan yang tepat untuk tim. Kami menghadapi tantangan baru, suasana baru dan keluar dari zona nyaman sehari-hari di Bandung,” ujar pemain bernomor punggung 23 itu, yang sebelumnya turut berperan penting dalam membawa Maung Bandung meraih gelar juara dua musim berturut-turut.

Sudah tiga hari para pemain menjalani agenda latihan intensif di Negeri Gajah Putih. Selama sepuluh hari ke depan, mereka akan terus ditempa dengan program-program yang dirancang oleh tim pelatih guna meningkatkan level permainan. Bagi Klok, masa pramusim adalah fase krusial untuk membangun fondasi yang kuat, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mentalitas tim.

“Setelah ditempa selama kurang lebih 10 hari di Thailand, saya meyakini level permainan kami akan meningkat signifikan. Ini akan sangat membantu kami dalam menghadapi Liga Super dan juga ajang AFC Champions League Two,” ujar gelandang kelahiran Amsterdam, yang kini telah menjadi warga negara Indonesia.

Selain aspek teknis, Klok menekankan bahwa pemusatan latihan juga menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan antarpemain. Menurutnya, rutinitas harian yang dijalani secara bersama-sama memungkinkan terciptanya komunikasi yang lebih terbuka dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap karakter satu sama lain.

Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1

“Kami menghabiskan banyak waktu di sini, pagi, siang, malam selalu bertemu. Ini bagus untuk membangun keakraban dengan sesama pemain. Kami berbicara tentang sepak bola, tentang rencana ke depan dan juga bisa lebih dekat dengan tim pelatih. Itulah inti sebenarnya dari persiapan pramusim,” jelas Klok.

Pelatih PERSIB Bojan Hodak, juga menyatakan bahwa pemusatan latihan di Thailand dirancang untuk memberikan pengalaman bermain di kondisi cuaca dan atmosfer yang berbeda. Tujuannya adalah agar para pemain terbiasa beradaptasi dalam berbagai situasi, terutama saat berlaga di level kontinental.

“Thailand dipilih karena fasilitas latihannya mumpuni, dan kami bisa mengatur uji tanding dengan tim-tim yang memiliki gaya bermain berbeda dari yang biasa dihadapi di Liga Indonesia,” ujar Bojan Hodak.

Baca juga: PERSIB Fokus Menatap Kebangkitan, Klok: “Dua Pekan ke Depan Penentu!”

Langkah PERSIB ini sejalan dengan tren klub-klub profesional dunia yang memanfaatkan pramusim di luar negeri untuk memperluas wawasan teknis dan mempererat kerja sama tim. Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, PERSIB berharap hasil dari pemusatan latihan ini dapat menjadi fondasi yang solid untuk menatap musim 2025/26 dengan optimisme tinggi.

Para pendukung PERSIB, yang selalu setia mengawal timnya baik di stadion maupun di media sosial, tentu menanti bagaimana hasil dari pemusatan latihan ini akan tercermin dalam performa awal musim nanti. Bagi Marc Klok dan rekan-rekannya, momen di Thailand ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan bagian dari misi besar menjaga supremasi dan meraih kejayaan di level domestik dan Asia. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru