MERAHPUTIH I BANDUNG — Program pemusatan latihan (TC) PERSIB Bandung di Thailand resmi ditutup pada Sabtu (26/7/2025). Setelah kurang lebih 10 hari digembleng dalam suasana tropis Negeri Gajah Putih, para penggawa Maung Bandung pulang membawa semangat dan harapan baru. Di antara mereka, gelandang senior Dedi Kusnandar menilai bahwa rangkaian latihan intensif ini bukan sekadar soal fisik dan taktik, melainkan juga soal membangun kebersamaan di ruang ganti.
Dedi, atau yang lebih akrab disapa Dado, menyebut bahwa pemusatan latihan tersebut menjadi momentum penting, terutama bagi para pemain baru, untuk saling mengenal dan menyatu dalam ritme permainan tim.
Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya
"Setelah kita berada di sini (Thailand) bersama-sama dengan waktu yang cukup lama, saya rasa chemistry sudah mulai terjalin dengan baik. Apalagi banyak pemain baru, program TC ini sudah tepat dan sesuai target," ujar pemain bernomor punggung 11 itu dalam keterangannya sebelum bertolak ke Bandung.
Bukan tanpa alasan PERSIB memilih Thailand sebagai lokasi latihan. Selain faktor iklim yang mirip dengan Indonesia, Thailand juga memiliki fasilitas olahraga yang representatif dan kualitas lawan uji coba yang kompetitif. Hal ini diyakini turut menunjang kesiapan tim menghadapi musim baru yang padat, termasuk dua ajang bergengsi: Liga 1 Indonesia dan AFC Champions League Two.
Dado yang menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad asuhan Bojan Hodak ini juga menilai bahwa latihan intensif di luar negeri membantu tim keluar dari zona nyaman. “Kalau hanya latihan di Bandung, kadang kita mudah terjebak rutinitas. Di sini, selain program latihan yang terstruktur, suasana baru membuat semua pemain lebih fokus dan semangat,” ujarnya.
Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung
Selama di Thailand, tim pelatih memadukan latihan fisik, taktik, dan pertandingan uji coba tertutup dengan beberapa klub lokal. Meski hasil pertandingan tidak dipublikasikan secara resmi, sumber internal menyebut bahwa PERSIB menunjukkan progres signifikan, terutama dalam hal transisi permainan dan komunikasi antar lini.
Kembali ke Bandung pada Minggu (27/7/2025), PERSIB tak lantas bersantai. Pekan depan, mereka dijadwalkan menjajal kekuatan salah satu klub asal Australia, Western Sydney Wanderers, dalam laga persahabatan internasional di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (2/8/2025). Pertandingan tersebut menjadi ajang pembuktian kesiapan tim di hadapan pendukung setia, Bobotoh.
Laga ini sekaligus akan menjadi panggung perdana bagi para rekrutan anyar, yang selama pemusatan latihan di Thailand mulai menunjukkan kapasitas mereka. Nama-nama seperti striker asing anyar asal Brasil dan bek muda jebolan Liga 2 disebut-sebut bakal mendapat menit bermain di laga tersebut.
PERSIB, yang musim lalu menuntaskan kompetisi di posisi runner-up Liga 1, tampak tak ingin mengulangi hasil "hampir juara". Manajemen menargetkan gelar musim ini, dan pemusatan latihan di Thailand menjadi salah satu upaya strategis untuk menyongsong misi besar tersebut.
"Yang terpenting sekarang adalah menjaga apa yang sudah kami bangun di Thailand. Kompetisi akan panjang dan berat, tapi kami siap," tutup Dado dengan nada optimistis. (red)
Editor : Redaksi