MERAHPUTIH I BANDUNG – Memasuki jeda kompetisi akibat agenda FIFA Matchday awal September 2025, tim PERSIB Bandung memilih untuk tidak bersantai. Jeda ini justru dipandang sebagai momentum emas bagi tim pelatih untuk memperkuat fondasi kebugaran skuad Maung Bandung sebelum kembali berlaga di ajang Super League 2025/26.
Pertandingan terdekat yang sudah menanti adalah duel sarat gengsi melawan Persebaya Surabaya pada pekan kelima, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 12 September mendatang. Laga ini diyakini bakal menjadi salah satu sorotan utama kompetisi, mengingat kedua tim sama-sama memiliki basis suporter besar dan sejarah rivalitas panjang.
Baca juga: PERSIB Pesta Gol di Pamekasan, Bojan Hodak Puas Lihat Mental Tempur Skuadnya
Pelatih fisik PERSIB, Miro Petric, menegaskan bahwa dirinya bersama tim kepelatihan telah menyiapkan program latihan khusus untuk memanfaatkan jeda kompetisi kali ini. Program tersebut difokuskan pada peningkatan daya tahan fisik, aspek yang dinilainya vital agar tim mampu menjaga intensitas permainan hingga menit akhir.
“Kami menerapkan siklus mikro singkat yang berfokus pada endurance. Latihan ini sudah berjalan dalam dua hari terakhir. Setelah itu, materi akan diarahkan sepenuhnya untuk persiapan melawan Persebaya,” ujar Petric, pelatih asal Kroasia tersebut, saat ditemui usai sesi latihan.
Menurutnya, memasuki pekan kelima, grafik performa fisik para pemain menunjukkan tren positif. Ia mencontohkan bagaimana dominasi PERSIB pada laga terakhir kontra PSIM, terutama dalam 30 menit penutup, menjadi bukti konkret bahwa strategi latihan fisik mulai membuahkan hasil.
Baca juga: PERSIB Berpesta di Pamekasan, Gol Perdana Thom Haye Tutup Malam Gemilang Maung Bandung
“Kami sudah melihat peningkatan signifikan. Para pemain selalu bekerja keras dalam latihan, dan hasilnya mulai terlihat. Dominasi kami di akhir pertandingan terakhir membuktikan bahwa stamina tim berada di jalur yang tepat. Tugas kami adalah menjaga dan meningkatkan progres ini,” tambahnya.
Selain latihan daya tahan, Petric juga menyebutkan bahwa jeda kompetisi ini memberi ruang untuk melakukan evaluasi detail terhadap kondisi individu pemain. Hal ini penting agar pelatih kepala bisa menentukan komposisi terbaik ketika menghadapi Persebaya, lawan yang dikenal memiliki serangan cepat dan agresif.
Duel kontra Bajul Ijo diprediksi akan berlangsung ketat. Kesiapan fisik menjadi salah satu kunci penting agar Maung Bandung mampu menjaga konsistensi permainan sejak menit awal hingga peluit panjang. Karena itu, tim pelatih tidak ingin menyia-nyiakan jeda singkat ini.
“Jeda FIFA Matchday selalu kami lihat sebagai kesempatan, bukan hambatan. Dengan persiapan yang terukur, kami yakin PERSIB bisa tampil maksimal melawan Persebaya,” pungkas Petric penuh optimisme.
Dengan motivasi tinggi serta kondisi fisik yang terus terasah, PERSIB menatap laga krusial pekan kelima ini dengan penuh keyakinan. Ribuan Bobotoh pun diyakini akan memadati GBLA untuk memberikan dukungan penuh, berharap tim kebanggaan mereka bisa mempersembahkan kemenangan gemilang atas rival berat dari Surabaya.(red)
Editor : Redaksi