MERAHPUTIH I BANDUNG – Aroma rivalitas klasik kembali menguar di pentas Liga 1. Jumat (12/9) sore, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bakal menjadi panggung duel penuh gengsi antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya.
Kedua tim punya catatan panjang pertemuan sejak musim 2018. Dari 12 bentrokan terakhir, Bajol Ijo hanya mampu menorehkan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kali tumbang. Yang lebih menantang, kemenangan di Bandung masih menjadi mimpi yang belum terwujud bagi tim kebanggaan Kota Pahlawan.
Namun, alih-alih minder dengan rekor tersebut, para penggawa Persebaya justru menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi. Gelandang serang asal Meksiko, Francisco Rivera, menegaskan skuadnya datang dengan misi jelas: mematahkan kutukan dan membawa pulang poin penuh dari kandang Maung Bandung.
“Besok akan ada banyak suporter yang menyaksikan langsung. Itu kesempatan bagus untuk menunjukkan kualitas Persebaya. Beberapa musim lalu kita belum bisa menang menghadapi rival, sekarang waktunya mengubah sejarah,” ujar Rivera, atau yang akrab disapa Cachis.
Menurutnya, target pribadi di setiap laga selalu sama: kemenangan. Ia mengakui Persib punya kualitas istimewa, apalagi menyandang status juara dua musim beruntun. Namun, hal itu justru memicu tekad Persebaya untuk tampil habis-habisan. “Kami akan berjuang sampai akhir,” imbuhnya.
Baca juga: PERSIB Bidik Kebangkitan di Pamekasan, Andrew Jung: “Saatnya Bangkit dan Fokus Penuh!”
Nada optimisme juga datang dari jajaran pelatih. Asisten pelatih Uston Nawawi menegaskan seluruh pemain sudah digembleng untuk menghadapi tekanan besar di Bandung. Ia menyadari status Persib sebagai tim papan atas di bawah racikan pelatih Bojan Hodak, tetapi tetap percaya semangat juang Bajol Ijo bisa menjadi faktor pembeda.
“Melawan tim besar tentu membuat motivasi kita semakin berlipat. Kalau bisa menang di Bandung, itu akan terasa istimewa. Kami sudah mempersiapkan diri, termasuk mengantisipasi gaya bermain mereka,” tutur eks legenda Persebaya itu.
Baca juga: Persebaya Gagal Amankan Kemenangan, Kebobolan di Ujung Laga: Duel Sengit di Lampung Berakhir 1-1
Pertemuan kali ini diprediksi berlangsung ketat. Persib yang tengah mengincar konsistensi demi mempertahankan reputasi juara, akan menghadapi Persebaya yang lapar kemenangan tandang. Rivalitas klasik dua klub besar ini bukan sekadar soal perebutan tiga poin, melainkan juga soal harga diri.
Kini, publik menanti apakah Green Force akhirnya mampu mencatatkan sejarah dengan menaklukkan Persib di GBLA, atau justru kembali harus menunda mimpi itu untuk musim berikutnya. (red)
Editor : Redaksi