Di Jatim, Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah

harianmerahputih.id
Perkembangan COVID-19 di Jawa Timur (Foto: ist)

MERAHPUTIH | SURABAYA – Di Jawa Timur, untuk pasien positif Covid-19 terus bertambah, di angka 173 orang. Sebelumnya, 3.939 kemarin saat ini menjadi 4.112. Ini sesuai dengan data dari Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur Rabu (27/5/2020), malam.

Untuk yang berstatus PDP justru turun yakni dari 6424 orang kini menjadi 6071 orang. Sedangkan yang berstatus ODP dari angka 23.944 orang kemarin kini menjadi 24.090 orang.

Baca juga: Polemik RS Pura Raharja Memanas, Kuasa Hukum Tantang Sekdaprov Jatim Duduk Bersama: Jangan Perpanjang Konflik

Humas Pemprov Jatim menyebutkan bahwa pasien yang terkonfirmasi negatif atau sembuh ada 16 orang dimana masing-masing 1 berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kota Probolinggo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bondowoso dan Kota Madiun.

Sedangkan yang lain ada 2 berasal dari Kabupaten Magetan, 3 Kota Malang dan 4 Kabupaten Lumajang. Total yang sembuh hingga hari ini ada 538 orang atau setara 13,33 persen.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Kemudian untuk pasien yang meninggal ada 15 orang dimana masing-masing 1 berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bangkalan. Lalu 3 dari Kabupaten Gresik dan 9 dari Kota Surabaya. Total yang meninggal ada 337 orang atau setara 8,20 persen.

Untuk kasus baru yang berjumlah 173 orang dimana masing-masing 1 berasal dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.

Baca juga: Khofifah Gelar Pasar Murah ke-180 di Beji-Pasuruan, Harga Pangan Dibikin Ramah Warga

Kemudian masing-masing 2 berasal dari Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang. Lalu 3 dari Kabupaten Bangkalan, 5 dari Kabupaten Tulungagung, 6 dari Kota Malang, 16 dari Kota Kediri, 19 dari Kabupaten Gresik, 23 dari Kabupaten Sidoarjo, dan 98 dari Kota Surabaya. (tji/red)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru