Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan hewan kurban dengan menggandeng PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya dan Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma) Kementerian Pertanian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual di Kota Pahlawan sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan mulai berlangsung sejak 18 Mei hingga 26 Mei 2026 dengan menyasar lapak-lapak penjualan hewan kurban di 31 kecamatan. Salah satu kegiatan pemeriksaan dilakukan di kawasan Jalan Ir. Soekarno (MERR), Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Adu Tangguh Kebijakan BI vs ECB: Menjaga Rupiah, Wujud Nyata Bela Negara di Sektor Ekonomi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, pengawasan melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, mulai mahasiswa kedokteran hewan hingga dokter hewan profesional.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan tidak menimbulkan persoalan setelah dibeli maupun disembelih,” ujarnya.

Sebanyak 61 lapak telah diperiksa hingga hari ketiga pelaksanaan. Tim gabungan memeriksa kelengkapan administrasi berupa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), izin lapak, hingga kondisi kesehatan ternak. Pemeriksaan difokuskan pada potensi penyakit menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta skabies.

Dari hasil pengawasan sementara, petugas menemukan satu hewan yang terindikasi skabies dan langsung diisolasi agar tidak diperjualbelikan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah di Lidah Wetan, Warga Serbu Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

Nanik menjelaskan, mayoritas hewan kurban yang masuk ke Surabaya berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Trenggalek, Blitar, dan Tulungagung, bahkan sebagian didatangkan dari luar pulau. Karena itu, pengawasan diperketat agar seluruh ternak memenuhi standar kesehatan.

Selain pemeriksaan lapangan, DKPP juga mendapat dukungan perlengkapan operasional dari PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya berupa rompi, topi, dan sepatu boot bagi petugas pemeriksa hewan kurban.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra menyebut keterlibatan Pelindo sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan pangan masyarakat saat Iduladha.

Baca juga: SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Jamin Tak Ada Anak Putus Sekolah

“Sebagai badan usaha, kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk memastikan hewan kurban yang dijual benar-benar sehat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusvetma Kementerian Pertanian, Edy Budi Susila menegaskan pihaknya berperan memastikan ternak yang dilalulintaskan telah menjalani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes PCR untuk mendeteksi PMK dan penyakit strategis lainnya.

Secara nasional, pemerintah menyiapkan sekitar 4 juta dosis vaksin PMK, dengan sekitar 1,5 juta dosis dialokasikan untuk Jawa Timur sebagai daerah dengan populasi ternak terbesar di Indonesia.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru