Sebut Seperti Sinetron, DPRD Jatim Minta PSBB Jilid III Terakhir

harianmerahputih.id
Deni Wicaksono, Anggota Komisi E DPRD Jatim (Foto: HMP/Anton)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Bak sinetron anggota DPRD Jatim melontarkan kritik yang ditujukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang dinilai kurang optimal mengawal pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya. Akibatnya, PSBB terpaksa diperpanjang kembali untuk tahap ketiga pada 26 Mei hingga 8 Juni 2020, mendatang.

"Satgas Covid-19 Jatim dan Surabaya Raya tidak melakukan evaluasi PSBB tahap I dan II secara menyeluruh. Apa yang kurang dari tahap I, sehingga harus dibenahi di tahap II. Lalu apa yang kurang di tahap II untuk dibenahi di tahap III," kata Deni Wicaksono, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Selasa (2/6).

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan tidak adanya transparansi dan serapan anggaran selama PSBB. "Apa yang terjadi di dalam tim, evaluasinya bagaimana, indikator kinerjanya apa saja, publik tidak pernah tahu dan itu tidak pernah dijelaskan," imbuhnya.

Deni juga mengkritisi belum adanya koordinasi dan satu kata antara Pemprov Jatim dan kabupaten/kota. Karena itu, pihaknya meminta Pemprov Jatim untuk lebih fokus mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat.

"Saya berharap PSBB jilid III adalah PSBB seri terakhir karena Pemprov Jatim harus bisa mengkonsolidasikan seluruh kekuatan, termasuk pemkab dan pemkot. PSBB jangan seperti sinetron yang episodenya sampai puluhan bahkan ratusan," pungkas politisi muda ini. (ton/tji)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru