Harsono Terima Rekom Bacalon Bupati Bantul dari DPP Gerindra

harianmerahputih.id
Sekretaris DPC Gerindra, Kab Bantul Darwinto (Foto: HMP/Daru)

MERAHPUTIH | YOGYAKARTA - Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Bantul, DIY, Darwinto menegaskan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra kepada Suharsono sudah keluar dan dipastikan hanya Suharsono yang juga bakal calon bupati Bantul yang diusung Partai Gerindra.

"Sudah final bakal calon bupati Bantul dari Partai Gerindra adalah Suharsono yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Bantul," kata Darwinto, Kamis (18/6).

Darwinto menjelaskan kepastian Suharsono sebagai bakal calon bupati Bantul satu-satunya dari Partai Gerindra, itu untuk membantah kabar yang dihembuskan akan adanya penjaringan ulang bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Bantul dan menganggap penjaringan sebelumnya dibatalkan.

"Yang belum final siapa bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati yang direkomendasi dari DPP Gerindra untuk pilkada serentak di 3 kabupaten di DIY hanyalah bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati untuk pilkada di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul," tegasnya.

"Pak Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani juga telah menegaskan yang baru final untuk bakal calon bupati yang direkomendasikan oleh DPP adalah bakal calon bupati Bantul yakni Suharsono," terangnya lagi.

Darwin menambahkan bakal calon bupati Bantul dari Partai Gerindra hampir 99 persen akan menggandeng bakal calon wakil bupati yang diusung oleh Partai Golkar Bantul yakni Totok Sudarto yang juga telah mendapatkan surat keputusan dari DPP Partai Golkar agar mencari pasangan bakal calon bupati Bantul.

"Sudah pasti 99 persen Suharsono akan berduet dengan Totok Sudarto dalam pilkada serentak 9 Desember 2020 di Kabupaten Bantul," tuturnya.

Darwinto menambahkan selain koalisi Partai Gerinda dan Partai Nasdem yang akan mengusung Suharsono-Totok atau Noto, Partai Golkar, PKS dan PPP akan merapat ke kubu Suharsono-Totok sehingga secara kursi ada 20 kursi di DPRD Bantul yang akan mengusung Harsono-Totok sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

"Saya juga optimis PAN yang sampai hari ini belum menentukan sikap akan bergabung dengan koalisi PKB-PDIP atau koalisi Gerindra-Nasdem pada akhirnya akan merapat ke koalisi Gerindra-Nasdem ditambah Partai Golkar dan PKS," tandasnya.

Terpisah Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto mengatakan PAN Bantul akan menyatakan sikap mendukung pasangan Halim-Joko atau Suharsono-Totok akan ditentukan pada akhir bulan Juni ini.

"Yang jelas kita masih komunikasi entensif baik kepada pasangan Halim-Joko atau Suharsono-Totok namun finalnya akan kita umumkan pada akhir bulan Juni ini,"kata pria yang kini menjadi kandidat kuat bakal calon wakil bupati Gunungkidul mendampingi Sutrisna Wibawa yang didukung oleh Partai Gerindra Gunungkidul. (hdw/tji)

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru