Pabrik Kimia di China Meledak, Empat Hilang dan Lima Luka-luka

harianmerahputih.id
Polisi berdiri di atas reruntuhan menyusul sebuah ledakan di sebuah pabrik kimia di Yulin, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China, Selasa (15/10/2019). Foto diambil tanggal 15 Oktober 2019. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/ama/cfo

MERAHPUTIH| CHINA- Sedikitnya empat orang tidak diketahui nasibnya dan lima lainnya luka-luka setelah ledakan dahsyat di salah satu pabrik kimia di Provinsi Hubei, China.

Pemerintah daerah setempat menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di pabrik silikon organik di Kota Xiantao pada Senin (3/8) pukul 17.30 waktu setempat (16.30 WIB).

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun

Petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api akibat ledakan pada pukul 19.00 waktu setempat.

 

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

Semua korban luka telah dilarikan ke rumah sakit, demikian pernyataan Departemen Humas Pemerintah Kota Xiantao yang dikutip China Daily pada Selasa pagi.

Sampai saat ini para petugas masih mencari korban yang hilang akibat peristiwa ledakan tersebut.

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

Penyebab ledakan juga sampai sekarang masih dalam penyelidikan aparat terkait.

Hubei merupakan provinsi di wilayah China tengah yang menjadi tempat pertama kali ditemukannya wabah COVID-19. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru