MERAHPUTIH| PARIS- Serena William terpaksa walk over (WO) alias mundur di babak kedua French Open 2020. Bertanding di Philippe-Chatrier, Paris, menghadapi Tsvetana Pironkova, Rabu WIB, Serena mengalami cedera tumit achilles.
“Saya sebelumnya berjuang untuk berjalan. Ini seperti cerita dongeng,” kata Serena seperti dilansir Guardians.
Baca juga: Perdana Buat Yogyakarta, Detec International Junior Championship 2022
Petenis 39 tahun itu menyebut, tidak punya banyak waktu untuk menyembuhkan cederanya dengan benar.
Serena Williams menarik diri dari Prancis Terbuka beberapa saat sebelum dia dijadwalkan masuk ke lapangan pada putaran kedua melawan petenis Bulgaria Tsvetana Pironkova.
Baca juga: Juara Wimbledon, Djokovic Ragu untuk Tampil di Olimpiade Tokyo
Kata Serena, ia sebenarnya sudah disarankan dokter untuk istirahat setelah Turnamen AS Terbuka. Tapi, hasratnya untuk menyamai rekor Margaret Court dengan 24 kali menyabet gelar Grand Slam membuatnya bersemangat jelang usianya yang ke-40.
Sejak menang di Australia tiga tahun silam, Serena tidak mengikuti 23 pertandingan penting. Sebelum terjun di French Open, dia hanya punya waktu dua minggu untuk berjuang melawan cedera yang dialaminya. “Saya tidak tahu berapa turnamen yang akan saya ikuti tahun ini dan butuh waktu berapa lama untuk pulih,” ungkap adik kandung Venus Williams itu.
Baca juga: Coco Gauff Dihentikan Angelique Kerber di Babak Keempat
Dia menambahkan, “Saya merasa tubuh saya rela. Ini bukan cedera yang mengganggu. Ini adalah cedera akut. Jika itu lutut saya, itu akan lebih menyakitkan bagi saya, tetapi ini adalah sesuatu yang baru saja terjadi, dan ini sangat akut. Itu sangat berbeda,” ungkapnya. “Jadi, saya pikir tubuh saya baik-baik saja. Saya suka bermain tenis. Saya suka berkompetisi dan saya senang berada di sini. Ini pekerjaan saya dan saya masih cukup ahli dalam hal itu. Jadi, sampai saya merasa tidak pandai dalam hal itu, saya akan baik-baik saja. Dan saya sangat dekat dengan beberapa hal. Sepertinya, saya hampir sampai. Itulah yang membuat saya terus maju, " jlentreh Serena. (ono)
Editor : Eko Yudiono