PT Kong Guan Diminta Walikota Jakarta Timur Bertanggung Jawab

harianmerahputih.id
Warga melintas di depan lokasi tembok roboh PT Khong Guan yang memicu banjir di RW08 Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/20). (ANTARA/HO-Kelurahan Ciracas).

MERAHPUTIH|JAKARTA-PT Khong Guan, perusahaan biskuit diminta bertanggung jawab terkait banjir yang merendam rumah penduduk RW 08 Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu, (10/10). Sebelum banjir melanda, tembok milik perusahaan PT Kong Guan roboh dan menyumbat saluran air hingga menyebabkan banjir.

Dilansir ANTARA, permintaan ini disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Timur M Anwar. "Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Ciracas meminta pertanggungjawaban pihak PT Khong Guan akibat kerusakan yang ada pada warga," kata Anwar di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Anwar menambahkan, besaran ganti rugi terhadap korban banjir akan disesuaikan dengan kondisi yang terkena dampak.

Anwar juga telah menginstruksikan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur untuk segera mengganti tembok yang roboh.

"Kita juga akan buat sumur resapan dengan kedalaman 20 meter di lokasi terendah RW08 Kelurahan Ciracas untuk antisipasi banjir," katanya.

Peristiwa tembok roboh terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat terjadi hujan deras yang mengguyur kawasan setempat sejak sore hari.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Tembok berukuran tinggi 2 x 3 meter yang membatasi pabrik PT Khong Guan dengan permukiman penduduk RW08 tiba-tiba roboh.

Tembok berusia sekitar 30 tahun itu berdiri di atas saluran air yang menyempit dengan lebar sekitar 1,5 meter, sehingga puing tembok berjatuhan menutup saluran air warga.

Dampaknya air saluran meluap dan merendam sekitar 200 jiwa penduduk di RT05 dan RT10 dengan ketinggian air 1,5 meter.

Baca juga: Bandara Pattimura Ambon Wujudkan Kepedulian Lewat Program “Injourney Airport Sehat” di Negeri Hatu

"Ada 200 warga yang terdampak rumah dan dua kendaraan motor tertimpa tembok," kata Ketua RW08 Ciracas Herman.

Selain itu sejumlah atap rumah juga dilaporkan rusak berikut perabotan rumah warga yang terendam air.

Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) PT Khong Guan Biscuits Yovie yang dikonfirmasi terkait persoalan itu belum merespons hingga tenggat pengiriman berita ke meja sunting.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru