Ajaib! Tertimbun Reruntuhan Gempa 33 Jam, Pria 70 Tahun Selamat

harianmerahputih.id
Operasi penyelamatan berlangsung setelah gempa melanda Laut Aegea di provinsi pesisir Izmir, Turki, Sabtu (31/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Murad Sezer/WSJ/djo

MERAHPUTIH|TURKI-Kisah ajaib datang dari Turki. Seorang pria 70 tahun ditemukan dalam keadaan hidup setelah tertimbun reruntuhan gempa selama 33 jam.

Pria tersebut ditarik dari reruntuhan pada Minggu, (1/11) pagi waktu setempat. Sebelumnya, gempa kuat mengguncang pantai Aegea di Turki dan pulau-pulau Yunani.

Baca juga: Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Lampaui Rp365 Triliun


Dinukil dari ANTARA, pria yang diidentifikasi sebagai Ahmet Citim itu berhasil diselamatkan dari puing-puing bangunan pemukiman "Riza Bey", salah satu dari 20 bangunan tempat tinggal yang runtuh saat gempa.

Jumlah korban tewas akibat gempa, yang terjadi pada Jumat (30/10) sore, meningkat menjadi 51 orang.

Pihak berwenang Turki telah mengumumkan bahwa 49 orang meninggal di kota pesisir Izmir, sementara dua remaja tewas di pulau Samos, Yunani.

Para pejabat mengatakan 20 bangunan hancur di distrik Bayrakli Izmir, yang sedang berada dalam proses transformasi perkotaan, karena kurangnya ketahanan gempa.

Turki dilintasi garis patahan dan rawan gempa bumi. Pada 1999, dua gempa kuat menewaskan 18.000 orang di Turki barat laut.

Gempa bumi Jumat, yang menurut Kandilli Institute di Istanbul berkekuatan 6,9 magnitudo, berpusat di Laut Aegea, timur laut Samos.

Presiden Tayyip Erdogan mengatakan 885 orang terluka, 15 di antaranya kritis.

Baca juga: Jokowi Bicara di Major Economies Forum on Energy and Climate 2021

Sementara, Inci Okan, yang berusia enam belas tahun, terperangkap di bawah reruntuhan gedung sama berlantai delapan dengan pria lansia itu selama 17 jam.

Inci Okan bersama dengan anjingnya Fistik (Pistachio) berhasil diselamatkan.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca dan anggota Tim Penyelamat Medis Nasional (UMKE) Edanur Dogan mengunjungi Okan di rumah sakit.

Petugas darurat Dogan memegangi tangan remaja putri itu sementara tim penyelamat mengangkat puing-puing di atasnya.

Baca juga: Jokowi: P4G Harus Dilakukan dengan Cara yang Luar Biasa

"Saya sangat senang. Syukurlah ayah saya tidak ada di rumah. Ayah saya tidak akan muat di sana. Saya kecil. Saya pendek jadi saya bisa muat dan begitulah cara saya diselamatkan. Kami tinggal di rumah bersama anjingku. Kita berdua baik-baik saja, " kata Okan yang terbaring di ranjang rumah sakit.

Okan berjanji akan memainkan biola untuk Dogan setelah keluar dari rumah sakit.

"Aku akan memainkan biola untukmu, aku janji."

Sumber: Reuters

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru