Sindikat Narkoba Palugada Dibekuk, BB 1,5 Kg

harianmerahputih.id
Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus kurir sabu sindikat "Palugada" berinisial RS, GS, dan DG di kawasan Teluk Naga, Tangerang, Banten, akhir pekan kemarin. (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Sindikat peredaran narkoba "Apa lu Mau Gue Ada" atau yang lebih dikenal dengan Palugada dibekuk anggota Satreskoba Polres Metro Jakarta Barat.

Mereka yang ditangkap dengan inisial GS, RS, dan DG. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberang 1,5 kilogram. Sebelumnya, ketiga tersangka ditangkap di Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca juga: Mantan Bupati Buru Selatan Akhirnya Ditetapkan sebagai Tersangka

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Audie S Latuheru membenarkan penangkapan tiga tersangka kurir narkoba tersebut.

"Benar, anggota kami mengamankan tiga orang pelaku narkoba," kata Audie di Jakarta, seperti dinukil dari ANTARA, Senin.

Lebih lanjut, Kepala Satuan Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar menyebutkan penangkapan tiga kurir sabu sindikat narkoba Palugada dipimpin Kanit 3 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Fiernando.

"Ada tiga orang pelaku ini kami amankan sabu, kami hitung bersama anggota jumlahnya 1,5 kg," ungkap Ronaldo.

Baca juga: Bupati Banjarnegara Ditetapkan KPK sebagai Tersangka

Ronaldo menjelaskan pengungkapan sindikat narkoba tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, yakni penangkapan sindikat yang sama sekitar tiga bulan lalu.

"Saat itu jaringan ini menjual berbagai jenis narkotika palugada. Dari segala dia punya ineks, happy five dan sabu-sabu. Jadi ini pengembangan dari kasus tersebut," ujar dia.

Dari pengungkapan ini, pihaknya masih mengembangkan jaringan-jaringan narkoba tersebut dan berharap anggotanya bisa mengungkap kasus narkoba dalam jumlah lebih besar lagi.

Baca juga: Kejati Maluku Tahan JRS, Tersangka Kasus Korupsi Lahan Tawiri

"Kami masih terus menyelidiki kaitan dari jaringan ini, semoga kami bisa ungkap lebih besar lagi," kata dia.(red)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru