Kedatangan Vaksin Covid-19 Makin Menumbuhkan Kepercayaan dan Rasa Aman

harianmerahputih.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

MERAHPUTIH|JAKARTA-Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan asal Tiongkok, Sinovac tiba di tanah air. Kedatangan vaksin ini makin menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan diri bagi bangsa. Hal ini dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Vaksinasi akan semakin membangun rasa aman dan kepercayaan diri kita sebagai bangsa dalam melakukan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi, mendukung ketahanan kesehatan, mendorong produktivitas serta menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya melalui tayangan video Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu malam, seperti dilansir ANTARA.

Baca juga: Menkes Dorong Deteksi Dini TBC, Targetkan Penurunan Kematian Secara Signifikan

Pernyataan Airlangga ini, terkait dengan telah tiba 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan asal Tiongkok, Sinovac, di Tanah Air, Minggu malam.

Vaksin tersebut dibawa menggunakan Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300 ER rute Jakarta-Beijing-Jakarta dengan menggunakan kargo khusus.

Airlangga mengatakan kedatangan vaksin ini merupakan momentum awal dari langkah nyata pemerintah dalam proses pengadaan vaksin COVID-19, sekaligus menerjemahkan pernyataan Presiden di mana keselamatan rakyat menjadi prioritas utama dalam penanganan COVID-19.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siaga Hadapi Lonjakan ISPA, Balita Jadi Fokus Utama

Ia menyampaikan meskipun vaksin telah tiba, masih harus melalui tahap evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk memastikan aspek mutu, keamanan, dan efektivitasnya.

Selain itu, menunggu fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk aspek kehalalannya.

Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis

Airlangga juga mengatakan skema pelaksanaan vaksinasi terbagi menjadi dua, yakni vaksin program pemerintah yang disediakan gratis serta vaksin mandiri yang disediakan secara berbayar.

Menurut Airlangga, aturan rinci kedua skema tersebut akan segera diterbitkan satu-dua pekan ke depan. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru