Megawati Apresiasi Kader PDIP yang Menang di Pilkada Papua

harianmerahputih.id
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam arahan di hadapan 50 pasangan calon kepala daerah yang diumumkan di kantor DPP PDI Perjuangan Jl. Diponegoro 58, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020). ANTARA/HO-PDI Perjuangan/pri. (ANTARA/HO-PDI Perju

MERAHPUTIH|JAKARTA- Sejumlah Pilkada di Papua dan Papua Barat juga dimenangkan oleh Kader PDIP. Kemenangan ini mendapatkan apresiasi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Mama Mega menitip pesan dan menyampaikan terima kasih untuk warga Papua dan Papua Barat yang berada dalam satu semangat kebangsaan yang sama. Kepada kader partai yang dipilih rakyat, Mama Mega titip pesan, jadilah obor penerang yang menuntun rakyat," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, seperti dilansir ANTARA, Selasa.

Berdasarkan hasil hitung cepat, di Papua berhasil memenangi 4 pilkada, dan 4 lagi menang di Papua Barat, yang semuanya adalah kader murni PDI Perjuangan.

"Karenanya, Ibu Megawati Soekarnoputri yang oleh orang Papua akrab disapa Mama Mega, menyampaikan apresiasinya," kata Hasto.

Kemenangan di dua provinsi itu diharapkan memberi harapan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat.

Ia menyampaikan Megawati dalam berbagai kesempatan selalu menekankan makna pentingnya Papua dan Papua Barat bagi Indonesia. Jejak sejarah perjuangan Bapak Bangsa Soekarno pun jelas di Papua. Saat ini, Presiden Joko Widodo pun memberikan perhatian ke Papua.

"Dengan prinsip pembangunan dari pinggir, Pak Jokowi membangun berbagai infrastruktur yang pada 10 tahun sebelumnya tak pernah bisa dilakukan. Kami menugaskan kader kami yang menjadi kepala daerah untuk serius membangun wilayahnya sejalan dengan program Pemerintahan Pak Joko Widodo," jelas Hasto.

Baca juga: Anthony G Latuheru dan Subhan Pattimahu Siap Ramaikan Bursa Pilkada Kota Ambon



PDIP sendiri akan terus memantau perhitungan manual pilkada yang digelar di Provinsi Papua dan Papua Barat. Apalagi mengingat kondisi alam membuat proses penghitungan tak mudah dilakukan.

Sebagaimana di wilayah lainnya, PDI Perjuangan sebagian besar mengusung kader di Pilkada Papua dan Papua Barat. PDI Perjuangan menyadari sepenuhnya situasi di Papua yang membutuhkan kepemimpinan yang berkualitas dan bisa menjalankan pemerintahan dengan komitmen pro rakyat serta nasionalisme yang tinggi.

Sehingga PDI Perjuangan menjalankan proses rekrutmen calon kepala daerah secara baik, dan membekali dengan tata kelola pemerintahan baik melalui Sekolah Partai.

Proses kaderisasi yang sama yang dirasakan pemimpin bangsa berkualitas dari partai seperti Presiden Jokowi, Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo, Hendrar Prihadi, Abdullah Azwar Anas, hingga Hasto Wardoyo.

"Di Sekolah Partai, para calon kepala daerah PDI Perjuangan juga mendapatkan sharing pengalaman pemerintahan daerah yang baik dari narasumber seperti Bu Risma, Pak Azwar Anas, Hingga Mas Hendi Walikota Semarang. Harapannya tentu agar pengalaman baik ini bisa dilaksanakan juga di Papua," kata Hasto.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP yang ditugaskan menangani Papua dan Papua Barat, Komaruddin Watubun, menyampaikan bahwa wilayah Papua semakin 'memerah' dan semakin banyak kader partai yang duduk di pemerintahan daerah.

Di Papua, dari 11 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, ada 4 wilayah yang rakyatnya memilih kader PDIP sebagai kepala daerahnya.

Yakni di Asmat dengan Elisa Kambu yang juga Ketua DPC Asmat, berpasangan dengan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanfo yang juga Sekretaris DPC Asmat.

Di Nabire yang terpilih sebagai bupati adalah Mesak Magai, yang merupakan Wakil Ketua DPD Papua.

Di Keerom, PDIP berhasil menempatkan kadernya, Wahfir Kosasih, sebagai wakil bupati.

Sementara di Mamberamo Raya, kader PDIP DR. (HC) Jhon Tabo juga berhasil meyakinkan rakyat Papua. (red)

Baca juga: Bolone Mas Gibran Bersyukur dan Gelar Tasyakuran Sambut Putusan MK

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru