Penyebaran Covid-19 di NTT Tembus 2.041 orang

harianmerahputih.id
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, David Mandala (Antara/ Benny Jahang)

MERAHPUTIH|NTT-Penyebaran Covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) cukup memprihatinkan. Karena penyebaran virus Corona baru mencapai 2.041 orang. Data ini didapat dari Dinas Kesehatan setempat. Kemarin, ada penambahan kasus baru sebanyak 29 kasus.

"Ada penambahan 29 kasus COVID-19 sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di NTT sudah mencapai 2.041 orang," kata Sekretaris Dinas Kesehatan NTT, David Mandala dalam keterangan tertulis di Kupang, Sabtu malam, demikian dilansir ANTARA.

Baca juga: Menkes Dorong Deteksi Dini TBC, Targetkan Penurunan Kematian Secara Signifikan

 

Ia menyebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap tim medis laboratorium biomolekuler RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang pada 22-23 Desember 2020 terdapat 29 sampel usap dari tiga daerah yang terkonfirmasi positif COVID-19.

David Mandala menyebutkan ada 27 sampel usap dari Kota Kupang terdiri dari laki-laki 12 orang dan 15 orang perempuan dari klaster pelaku perjalanan dari Makassar dan transmisi lokal.

 

Sementara itu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Manggarai Barat masing-masing terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siaga Hadapi Lonjakan ISPA, Balita Jadi Fokus Utama

Selain itu, menurut David Mandala, terjadi penambahan pasien sembuh di NTT sebanyak empat orang sehingga jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh telah mencapai 1.120 orang.

"Pasien COVID-19 memang bertambah tetapi juga diikuti dengan jumlah pasien yang sembuh," tegas David Mandala.

 

Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis

Ia mengatakan pasien COVID-19 yang sedang dalam perawatan dan karantina saat ini masih 878 orang tersebar di 21 kabupaten/kota kecuali Kabupaten Sabu Raijua.

"Saat ini Kabupaten Sabu Raijua sudah masuk dalam zona hijau karena pasien COVID-19 di daerah itu semuanya sudah sembuh.(red)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru