Gara-gara Covid-19, Satu Kecamatan dan Kelurahan di Jakpus Ditutup

harianmerahputih.id
Petugas kesehatan mengambil sampel lendir dari hidung warga saat tes usap Antigen COVID-19 di kawasan Grha Niaga Thamrin, Jakarta, Senin (25/1/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

MERAHPUTIH|JAKARTA-Penyebaran Covid-19 di Jakarta masih masif. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan telah dilakukan penutupan kembali kantor Kecamatan Sawah Besar dan Kelurahan Sumur Batu akibat virus corona (CIVID-19).

"Jadi layanan tatap muka ditutup mulai hari ini hingga tiga hari ke depan di dua tempat itu karena ada pegawai yang terpapar COVID-19," kata Irwandi saat dihubungi, Senin, demikian seperti dilansir ANTARA.

Baca juga: Menkes Dorong Deteksi Dini TBC, Targetkan Penurunan Kematian Secara Signifikan

Penutupan di dua lokasi itu dilakukan mulai hari ini hingga Rabu (27/1). Layanan tatap muka akan kembali dilangsungkan pada Kamis (28/1/2021).

Irwandi mengatakan untuk kecamatan Sawah Besar diketahui ada 6 orang yang terpapar COVID-19 dan berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kecamatan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siaga Hadapi Lonjakan ISPA, Balita Jadi Fokus Utama

Ini merupakan ketiga kalinya Kantor Kecamatan Sawah Besar ditutup akibat temuan kasus COVID-19.

Sementara untuk di Kelurahan Sumur Batu diketahui hanya ada satu kasus positif yang berasal dari petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU).

Baca juga: Paramesti Tak Takut Jarum Suntik: Cerita Anak-anak SLB N Semarang Jalani Cek Kesehatan Gratis

Sterilisasi ruangan dilakukan selama penutupan dua kantor layanan masyarakat itu berlangsung.
"Selama tiga hari ke depan dipastikan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk memutus penyebaran COVID-19," ujar Irwandi.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru