MERAHPUTIH|SPANYOL-Big match babak 16 besar EURO 2020 tersaji antara Spanyol versus Kroasia di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Senin, (28/6/2021) malam.
Sebelum melaju ke babak 16 besar, baik Spanyol dan Kroasia finish di urutan kedua babak penyisihan Grup. La Roja menempati posisi kedua Grup E sedangkan Kroasia juga berada di posisi kedua Grup D.
Baca juga: Kapten Persija Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Guncang Dunia
Di babak penyisihan Grup, Kroasia kalah dari Inggris. Kroasia lalu bermain imbang 1-1 dengan Republik Ceko yang sudah memastikan satu tempat di perempat final pasca mengalahkan Belanda, 2-0. Di laga terakhir, Kroasia akhirnya memastikan satu tempat usai mengalahkan tuan rumah Skotlandia dengan skor menterang 3-1.
Tim besutan Zlatko Dalic ini termasuk superior di Piala Dunia 2018. Mereka berhasil mencapai final sebelum akhirnya kalah dari Prancis.
Sementara itu Spanyol dengan mudah menunjukkan penampilan luar biasa mereka di Euro 2020 pada Rabu malam, saat mereka mencatat kemenangan 5-0 atas Slovakia untuk mengamankan tempat mereka di babak 16 besar. La Roja tampaknya akan finis di puncak Grup E, tetapi Swedia mencetak gol terlambat untuk mengalahkan Polandia pada malam yang sama dan memungkinkan mereka naik ke puncak dan mendorong tim asuhan Luis Enrique ke urutan kedua.
Spanyol membuka turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Swedia pada 14 Juni sebelum ditahan imbang 1-1 oleh Polandia lima hari kemudian, ketika Robert Lewandowski membatalkan upaya dari Alvaro Morata, yang membuat pemenang tiga kali menghadapi kemungkinan eliminasi di fase grup.
Baca juga: Garuda Gagal Curi Poin di Jeddah, Tumbang Tipis 2-3 dari Arab Saudi
Pertunjukan bintang lima melawan Slovakia tiba pada 23 Juni, dengan Aymeric Laporte, Pablo Sarabia dan Ferran Torres di daftar pencetak gol, sementara dua gol bunuh diri juga membantu tim Enrique.
La Roja berusaha untuk memenangkan Kejuaraan Eropa keempat, yang akan menjadikan mereka tim paling sukses dalam sejarah turnamen. Saat ini, mereka memiliki tiga trofi yang sama dengan Jerman, setelah menang di tiga edisi 1964, 2008 dan 2012.
Di Starting eleven, kemungkinan akan menampilkan skuad seperti mengalahkan Skotlandia dengan Modric, Marcelo Brozovic dan Mateo Kovacic kembali berbaris sebagai lini tengah dalam formasi 4-3-3.
Namun, Dalic tidak bisa memainkan Perisic yang positif terkena virus corona, dan kemungkinan akan memainkan Ante Rebic untuk tampil sejak peluit pertama. Vlasic dimasukkan ke tim utama untuk pertandingan melawan Skotlandia dan membenarkan pemilihannya dengan sebuah gol, yang berarti dia bisa mempertahankan posisinya.
Baca juga: Erick Thohir Apresiasi Surabaya: Kota Pahlawan Jadi Laboratorium Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
Sime Vrsaljko akan berharap untuk memenangkan kembali posisi bek kanan dari Josip Juranovic, tetapi sebaliknya bisa menjadi tim yang tidak berubah selain Perisic, dengan Bruno Petkovic kemungkinan akan mempertahankan tempatnya di sepertiga akhir.
Sedangkan Spanyol, tidak diragukan lagi bahwa penampilan melawan Slovakia akan menyenangkan Enrique, yang kemungkinan akan memberikan awal lagi kepada Sarabia dalam posisi menyerang. Cesar Azpilicueta bisa mencegah Marcos Llorente untuk tampil di bek kanan sekali lagi, tetapi mungkin ada perubahan di empat bek, dengan Pau Torres berpotensi menggantikan Eric Garcia untuk memulai bersama Laporte.
Ferran Torres dan Thiago Alcantara diperkirakan akan kehilangan posisi starting pertama meskipun tampil mengesankan dari bangku cadangan melawan Slovakia. Tempat Morata di tim terus diperdebatkan, tetapi pemain berusia 28 tahun yang gagal mengeksekusi penalti pada hari Rabu, tampaknya mendapat dukungan penuh dari manajernya. Ia kemungkinan tetap tampil sebagai salah satu dari tiga pemain di depan, sementara Villarreal Gerard Moreno juga bisa diberikan kesempatan di area penyerangan.(red)
Editor : Eko Yudiono