M Sukoiri, SH, Kepala Desa Sidowungu yang Cinta Sepak Bola

harianmerahputih.id
Kepala Desa Sidowungu M Sukoiri, SH (kanan) berpamitan dengan warga sebelum purna tugas. JOS/HMP

MERAHPUTIH|GRESIK- Muhammad Sukoiri, SH, Kepala Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik sangat peduli dengan olahraga, utamanya sepak bola. Tanah ganjaran ia alih fungsikan sebagai lapangan. Meski idenya sempat ditentang oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ia tak bergeming dan lapangan pun jadi.

“ Awalnya saya melihat anak-anak kecil di sini sangat berminat dengan sepak bola. Bahkan, mereka masuk SSB di Surabaya. Maka Ketika ada sekolah sepak bola,  di Sidowungu yang Serdadu, saya sangat antusias untuk segera mewujudkan lapangan sepak bola itu,” terang Sukoiri, Kepala Desa tiga periode itu.

Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague

Lapangan bola yang terletak di Dusun Balong Dinding, Desa Sidowungu itu dibangun dengan ukuran standar nasional. “Nantinya akan seperti Stadion pada umumnya. Ada kamar ganti juga lampu dan fasilitas lainnya,” urai Sukoiri.

Meski jabatannya akan berakhir dalam seminggu ke depan, Sukoiri akan menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang sudah ia kerjakan dari awal. “Di dalam harta saya ada hak warga yang selama ini mempercayai saya. Jadi saya bertekad akan menyelesaikan pembangunan lapangan itu,” bebernya.

Karena itu, meski nantinya tidak menjabat, dia akan menggunakan dana dari kantong pribadi demi kelayakan lapangan untuk digunakan. “Kemarin sudah diuji coba untuk lomba antar RT dan sukses. Kami tetap melaksanakannya dengan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026

Lapangan menurut Sukoiri juga sebagai simbol persatuan antara warga Dusun Balong Dinding dan Sidowungu. Mengingat, ada sejarah pemuda kedua Dusun sering terlibat tawuran. “Nah, melalui lapangan ini kami ingin mempersatuan kedua warga Dusun dan Alhamdulillah turnamen berjalan lancar hingga akhir tanpa kerusuhan,” terangnya.

Sukoiri berharap, selain sebagai ikon Desa, lapangan sepak bola nantinya juga mempunyai sisi ekonomis yang menghasilkan income bagi kas Desa.

Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"

Ia juga berpesan kepada warga Desa agar tetap memelihara kerukunan antar warga. “Harapan saya setelah tidak menjabat, lestarikanlah perdamaian, kerukunan dan kekompakan desa. Apa yang saya tinggalkan, rawatlah dan isilah dengan sesuatu yang lebih manfaat ke depan. Hendaklah apa yang saya tinggalkan ini menjadi sarana dan prasarana untuk kesehatan dan ekonomi juga tentunya. Yang terakhir, pilihlah kepala desa yang benar-benar punya jiwa pengabdian tinggi, jiwa loyalitas yang tinggi dan punya ketegasan yang cakap,” tegas Sukoiri. (red)

 

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru