Gubernur Khofifah Minta Fokus Pembinaan dan Pembibitan Atlet Usia Muda

harianmerahputih.id
Gubernur Khofifah memberikan motofasi kepada atlet pada kejurnaa finnswimming antar kabupaten/kota se Indonesia dalam Piala Gubernur Jawa Timur 2021 di Surabaya. Foto foto : prass

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimis melalui pembinaan sekaligus pembibitan yang terstruktur, atlet-atlet usia dini cabang olahraga (cabor) selam kolam di Jatim mampu menorehkan prestasi di kejuaraan nasional maupun level internasional. Pasalnya, orang nomor satu di Jatim ini melihat banyaknya atlet pembibitan yang dihasilkan oleh Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengprov POSSI) Jatim.

"Sebuah semangat dan meyakini pembinaan dan pembibitan atlet usia di Jatim tidak kekurangan stok, sehingga mampu mencetak banyak atlet yang akan turun dalam kejuaraan tingkat nasional elite, regional hingga internasional," ujar Gubernur Khofifah saat menyambangi kejuaraan nasional (Kejurnas) finswimming antar Kabupaten/Kota se Indonesia dalam ajang Piala Gubernur Jawa Timur 2021 di Kolam Renang Dispora, KONI Jatim, Sabtu, (4/12). 

Kejurnas finswimming yang diadakan sejak Jumat-Minggu (3-5 Desember 2021) itu, kata Gubernur Khofifah, merupakan Kejurnas dengan peserta terbanyak sepanjang sejarah finswimming di Indonesia. Mengingat, dua tahun sebelumnya, kejurnas finswimming sempat mandek akibat pandemi Covid-19.

"Ada sebuah semangat baru di Jatim yang menjadi sebuah keyakinan bagi atlet cabor selam kolam usia dini agar ke depan mampu menorehkan prestasi," tuturnya.

Kejurnas cabor selam kolam sendiri diikuti sebanyak 800 atlet dari 13 provinsi dan 56 kab/kota. Dari total jumlah peserta cabor finswimming, Gubernur Khofifah mengatakan, sebanyak 400 peserta berasal dari Kab/Kota di Jatim.

"Atlet Jatim usia dini harus dibina agar mereka bisa berprestasi bagi Jatim dan Indonesia," imbuhnya.

Pada kejurnas yang diikuti kontingen usia dini hingga usia senior (kua dan kuf), Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyempatkan untuk menyaksikan kontingen putra bertanding di nomor 400 m.

Sementara itu, Ketua Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqin menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang menaruh perhatian luar biasa kepada cabang olahraga selam. Gubernur Khofifah, kata Mirza, tidak sekadar memperhatikan pembinaan dan pembibitan atlet usia dini, akan tetapi juga ikut mempromosikan event ini.

"Beda dengan cabor lain, selam memang masih perlu diendorse," ujarnya.

Berangkatkan 229 Pesepeda Kediri Dholo KOM Challenge 2021

Sebelumnya, Gubernur Khofifah juga berkesempatan memberangkatkan 229 pesepeda dari 61 kota dan 15 provinsi di Indonesia di ajang Kediri Dholo KOM Challenge Tahun 2021. Didampingi Deputi Executive Vice President Daerah Operasi 8 Surabaya, Mariyanto, General Manager Novotel Samator David Kalalo, Founder mainsepeda.com Azrul Ananda, kegiatan yang diinisiasi mainsepeda.com dan PT. DBL Indonesia diberangkatkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa tepat pukul 7 pagi dari Novotel Samator Surabaya.

Para pesepeda melakukan perjalanan selama 2 hari dengan total jarak tempuh sejauh 172 km. Hari pertama, peserta berangkat dari Novotel Samator Surabaya menuju pit stop 2 di Mojokerto. Keesokan harinya, mereka melanjutkan perjalanan dari Mojokerto menuju pit stop 3 di Musium dan Gedung Teater Kelud, Kediri.

Gubernur Khofifah mengatakan, para pesepeda yang berasal dari berbagai kota di Indonesia itu mendedikasikan diri untuk mendukung olahraga sport tourism. Tentu, sinergi dari energi positif yang terus dibangun, dikomunikasikan dan dikolaborasikan akan membentuk sebuah kekuatan bagi Jatim dan Indonesia.

"Misi dari kegiatan bertajuk Kediri KOM Dholo Challenge berjalan sukses dan lancar. Sehat semuanya dan selamat sampai di Kediri. Mudah-mudahan yang kita lakukan pada hari ini memberikan kekuatan dan energi baru bagi seluruh energi positif yang kita punya," ungkapnya.(red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru