Benhur Watubun Skakmat Murad Ismail

Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun dan Gubernur Murad Ismail.
Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun dan Gubernur Murad Ismail.

MERAHPUTIH| MALUKU- Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun secara tegas telah ‘mengampuni’ Murad Ismail yang juga Gubernur Maluku dalam agenda Rapat Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Maluku TA 2022 yang bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Propinsi Maluku pada, Selasa(4/7/2023).

“Berdasarkan hasil rapat dengan pimpinan,  ketua-ketua fraksi tadi, kami ingin tegas-kan satu hal kepada saudara gubernur,  saya menghimbau untuk menjaga kerjasama yang baik sebagaimana yang sering saudara sampaikan di berbagai kesempatan yaitu peran untuk menjadi katalisator dan dinamisator di daerah ini , apa yang saudara perkatakan harus dilaksanakan dalam perbuatan,” tutur Benhur.

Dia melanjutkan, bahwa, apa yang disampaikan gubernur beberapa waktu lalu dalam acara hewan kurban "agar tidak terulang lagi" saudara bisa saja melakukan "contemp of parlement" menghina lembaga legislatif, saudara gubernur harus ingat bahwa kepemimpinan DPRD ini bersifat kolektif - kolegial yaitu kepemimpinan dalam kerangka kebersamaan,”ujar Ketua DPRD Maluku.

"Ketua DPRD sebagai primus inter pares  yang pertama di atas yang setara. Saudara baca di google,” kata Benhur dengan nada ketus.

"Wajar jika tidak semua kegiatan harus dihadiri langsung oleh Ketua DPRD ukuran yang saudara kenakan kepada orang lain itu akan digunakan untuk mengukur diri sendiri, dan sangat tidak etis jika saya selaku Ketua DPRD akan membalas  ujaran saudara di media,” imbuh Benhur.

Benhur berharap, Murad Ismail  mampu membangun lagi spirit dinamika dan pelayanan publik di Maluku dengan baik.

“Seperti masuk kantor tepat waktu, kemudian menempati rumah dinas dan jabatan dengan baik, hadir tepat waktu  pada saat pemberian hewan kurban itu undangan jam 11.00 datang jam 13.30 WIT, “ beber pria yang akrab dipanggil BGW.

"Rajin menghadiri rapat -rapat penting dan prinsip di DPRD dan lain-lainnya dalam perspektif iman. Saya telah mengampuni saudara Gubernur Maluku Murad Ismail,” tegasnya.

"Janganlah kamu menghakimi maka kamu pun tidak dihakimi dan janganlah kamu menghukum maka kamu pun tidak akakan dihukum. Ampunilah maka kamu akan diampuni berilah maka kamu akan diberi suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncang, dan yang pernah tumpah keluar akan dicurahkan kedalam ribaan-MU. Sebab, ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, tidak akan diukur- kan kepada-MU, Lukas 6 : 37 – 38,” pungkas Benhur George Watubun.(boy)

Editor : Eko Yudiono