May Day 2020 : Halmahera Membara

MERAHPUTIH | HALMAHERA – Aksi May Day ribuan buruh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, berlangsung ricuh. Aksi massa yang digelar dalam peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2020 itu berujung pada penjarahan dan pembakaran.

Kericuhan dipicu oleh ketidakpuasan karyawan terhadap kebijakan PT IWIP. Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan pengolahan tambang ini dinilai sudah banyak merugikan mereka sebagai kaum buruh.

Dari penelusuran harianmerahputih.id, PT IWIP merupakan perusahaan yang didirikan dari hasil patungan tiga investor asal Tiongkok. Ketiga perusahaan tersebut meliputi Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi.

Pada Agustus 2018 silam, PT IWIP meresmikan groundbreaking kawasan industri di Weda Bay dengan total investasi mencapai US$ 10 miliar. Proyek ini merupakan realisasi dari perjanjian antara Eramet group (Perancis) dan Tsingshan.

Seremoni peresmian dihadiri langsung oleh President Director PT IWIP Xiang dan Associate Director Media & Public Relations Department PT IWIP Agnes Megawati.

Sederet nama pejabat pemerintahan juga turut hadir. Mereka diantaranya Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Maritim Luhut Pandjaitan.

PT IWIP menggandeng PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk sebagai partner lokal untuk mengembangkan deposit bijih nikel dan 30kt/Ni Nickel Pig Iron smelter sebagai smelter pertama.

Selain memfasilitasi kegiatan pemurnian logam, kawasan industri Weda Bay didirikan agar bisa menarik kalangan investor untuk membangun fasilitas pengolahan industri hilir. Dimulai dari pengolahan Nickel Sulfate (NiSO4), NCM/NCA, prekursor, sampai mengasilkan produk akhir berupa Li-ion baterai untuk kendaraan listrik. (*)
 
 
 

harianmerahputih.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Berita Terkait
Back to Top