Bongkar Dugaan Mafia SK Dibalik Oknum BKD Setda Maluku

MerahPutih | Maluku-Setelah ramai digoyang dengan pemberitaan "dugaan ada mafia dibalik SK 342 tahun 2023" pada harian merah-putih.id, Oknum BKD Setda Provinsi Maluku , mulai kebakaran jenggot.

Secara tak di-nyana SK 342 berupa softcopy mulai nongol dipesan singkat WhatsApp salah satu kepala seksi cabang dinas pendidikan Aru Abdurahim Sofyan Rumra.

SK 342 tahun 2023 tersebut ditujukan kepada Kristian Ririmase yang saat ini menjabat sebagai Kepala sub bagian Tata Usaha pada cabang dinas pendidikan Aru.
" Sore pak BKD Propinsi kirim pak pung SK itu" begitu bunyi pesan singkat WhatsApp Abdurahim kepada Kristian Ririmase.

Saat ditanya pengirim-nya atas nama siapa orang BKD Propinsi tersebut oleh Kristian Ririmase , Abdurahim belum membalas pesan singkat tersebut.

Wartawan harianMerahPutih.id yang mendapatkan informasi ini , langsung menghubungi pak Ony mantan pegawai BKD salah satu kab. di Maluku pada Rabu Sore 20 September 2023.

"Beta sudah bilang apa to , ujar Ony dalam dialek Ambon , dan terbukti SK 342 tidak diterbangkan , tetapi dikirim via WhatsApp , ke kab Aru sambil tertawa lepas dan menghisap sebatang rokok.

"Itu berarti dugaan Mafia di oknum BKD Maluku , memang benar , dong terpancing dengan Beta bilang , masa bisa sudah ramai diberitakan , baru dikirim SK 342 , itupun berupa softcopy , aturan-nya ketika ada mutasi jabatan , yang bersangkutan harus mendapatkan salinan SK asli , cap basah dan tandatangan basah sebagai bukti pegangan bagi yang bersangkutan ,apabila dikemudian hari , bisa saja terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan , bukan dengan cara seperti begini," beber Ony.


"Ini cara kerja "mafia* tidak bisa dibenarkan Supaya Ale tahu lanjutnya "oknum BKD itu, belum tulis lai , Beta su baca," katanya  sambil menyeruput kopi hitam disalah satu rumah kopi kawasan kota Ambon.

"Ini keterlaluan dan harus menjadi perhatian dari pa Gubernur Murad Ismail apalagi posisi-nya sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian , disaat akan mengakhiri masa kerja beliau," tutur Ony.

"Bisa saja akibat ulah dari mafia oknum BKD propinsi Maluku ini , kepemimpinan Gubernur dan nama baik Murad Ismail bisa tercoreng," katanya .

Sekda Maluku Sadali Ie harus cepat turun tangan ,bentuk tim Penegakan Disiplin ASN dan untuk sementara waktu pejabat dari BKD propinsi jangan dilibatkan , jangan sampai akang "membias"

"Ingat ibu Widya namanya sudah tercoreng dari sisi politik apalagi di kabupaten Aru," tambah Ony .

"Beta seng tahu politik,  Ale cari pengamat politik , lalu wawancara dong terkait hal ini , kasus berbeda , kabupaten-nya sama," urai  Ony kepada wartawan harian merah-putih.id , sambil tertawa terbahak-bahak seakan menyampaikan sebuah teka-teki.


"Beta ini orang tua , sapa bale batu , batu bale dia ,dengan sedikit menggunakan kalimat bijak , Katong lihat besok lagi. sapa menari apa,"  tutup Ony.

Sementara itu informasi yang didapat harianmerahputih.id dari kab Aru, SK 342 tahun 2023 tidak dikirim langsung ke Kristian Ririmase dipesan singkat whatsup-nya tetapi harus melalui orang lain dulu , "why" , kemudian setelah di cek pada aplikasi my sapk BKN ternyata sudah dirubah pada informasi jabatan.

Jenis jabatan : 4
Jenis nama jabatan : Jabatan Fungsional Umum
Nama jabatan : ANALIS MUTU PENDIDIKAN
TMT : 04 - Apr - 2023

Sementara untuk aplikasi E Kinerja BKN masih belum dirubah dan pasti berubah sebab harus sinkron.

Hingga berita ini diturunkan masih terngiang di telinga sebuah kalimat bijak "sapa bale batu , batu bale dia" Wallahualam.(boy)

Editor : Eko Yudiono