Jalan Mulus Menuju 2025: Gubernur Dedi Mulyadi Gelontorkan Rp2,4 Triliun untuk Perbaiki Jalan dan Jembatan Jawa Barat
MERAHPUTIH I BANDUNG - Jalan rusak dan jembatan uzur di Jawa Barat tampaknya akan segera tinggal kenangan. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat di bawah komando Gubernur Dedi Mulyadi bersiap memuluskan infrastruktur jalan provinsi lewat suntikan dana jumbo: Rp2,4 triliun!
“Ini fokus kita untuk tahun ini dan tahun depan,” ungkap Dedi dalam unggahannya di Instagram, seraya menegaskan komitmennya memperbaiki akses vital warga Jabar.
Alokasi anggaran fantastis itu bukan sekadar tambal sulam. Menurut Dedi—yang akrab disapa KDM—seluruh ruas jalan provinsi ditarget rampung diperbaiki hingga dalam kondisi prima. Dan setelah itu? Kabupaten/kota yang kesulitan anggaran bakal diberi “stimulus” oleh Pemprov untuk ikut menyempurnakan jalannya masing-masing.
“Sekali lagi, bagi daerah yang tak punya kemampuan keuangan membangun jalan, kami siap bantu. Tapi saya pastikan dulu anggaran mereka dievaluasi. Jangan sampai untuk jalan tidak ada, tapi untuk kegiatan lain ada,” sindirnya tajam.
Tak hanya kota dan kabupaten, jalan desa pun masuk radar perbaikan. Meski dana desa menjadi tumpuan utama, namun Dedi siap turun tangan jika wilayahnya terlalu luas atau anggaran desanya tak mencukupi.
“Stimulus bisa diberikan, dengan catatan dana desa sudah dimaksimalkan dulu. Kita akan bangun sinergi antara pemerintah desa, kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat,” ujarnya mantap.
Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, tanggung jawab perbaikan terbagi jelas: pusat urus jalan nasional, provinsi urus jalan provinsi, dan kabupaten/kota urus jalan lokal. Di tingkat provinsi, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar menjadi ujung tombak, memastikan infrastruktur jalan tetap aman dan nyaman untuk rakyat.
Hasilnya mulai terasa. Pada akhir 2024, kemantapan jalan di Jabar telah menyentuh angka 86,44 persen. Tahun 2025, targetnya naik jadi 87,51 persen lewat perbaikan sejauh 272 kilometer. Tahun lalu saja, DBMPR sukses menyelesaikan 221 kilometer jalan dan lima jembatan.
Langkah ini bukan sekadar soal aspal dan beton. Ini soal akses pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik yang lebih baik. Dengan infrastruktur yang makin solid, Jawa Barat benar-benar sedang menata jalan menuju masa depan yang lebih cerah. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih