Tyronne del Pino: Mesin Gol PERSIB yang Tak Gila Gol, Hanya Ingin Juara
MERAHPUTIH I BANDUNG — Di tengah gemuruh kompetisi Liga 1 2024/25 yang memasuki babak akhir, nama Tyronne del Pino mencuat sebagai salah satu figur sentral dalam perjalanan PERSIB Bandung menuju singgasana juara. Gelandang serang asal Spanyol itu kini menyandang status sebagai top skorer sementara tim dengan koleksi 14 gol. Namun, di balik ketajaman dan konsistensinya mengoyak jala lawan, Del Pino menyimpan pandangan yang lebih besar dari sekadar urusan angka.
“Saya tidak peduli soal itu,” ucapnya tegas, merespons pertanyaan tentang peluangnya menyaingi Alex Martins dari Dewa United di puncak daftar pencetak gol terbanyak. “Saya hanya ingin juara.”
Pernyataan tersebut diungkapkan Del Pino saat ditemui awak media di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu, 23 April 2025. Dengan sorot mata penuh tekad, pemain bernomor punggung 10 itu menyiratkan fokusnya yang tak tergoyahkan: membawa Maung Bandung merengkuh gelar juara yang telah dinanti para Bobotoh selama bertahun-tahun.
Bagi pemain berusia 34 tahun itu, mencetak gol hanyalah sarana—bukan tujuan utama. Meski berperan sebagai gelandang, kontribusinya dalam urusan produktivitas tak bisa dikesampingkan. Namun, Del Pino enggan larut dalam euforia pribadi. “Fokus saya sekarang hanya juara dan menyelesaikan tugas yang sudah kami mulai dan lakukan sejauh ini,” kata mantan pemain Las Palmas tersebut.
Dengan lima pertandingan tersisa, PERSIB hanya membutuhkan delapan poin tambahan untuk memastikan gelar juara Liga 1 musim ini. Tantangan yang tidak ringan, tetapi bukan pula mustahil. “Kami hanya ingin menyelesaikan musim ini dengan baik, mengangkat trofi, merayakan bersama rekan-rekan setim, kota ini, dan kalian semua. Itu yang saya inginkan dan saya harapkan,” ujarnya, disambut tepuk tangan kecil dari para pendukung yang hadir di tribun.
Del Pino adalah potret langka dari pemain yang memahami esensi permainan tim. Ia tidak terobsesi pada statistik individu, melainkan pada keberhasilan kolektif. Dalam wawancara yang sama, ia menyebut bahwa chemistry di dalam skuad PERSIB menjadi modal utama tim untuk menjaga konsistensi di jalur juara.
“Tanpa kerja keras semua pemain, tidak mungkin saya bisa mencetak gol sebanyak ini. Gol-gol itu milik kami semua, bukan saya sendiri,” ungkapnya merendah.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, pun menyambut positif etos kerja anak asuhnya itu. Ia menyebut Del Pino sebagai contoh ideal profesionalisme dan dedikasi. “Tyronne adalah pemain yang selalu mengedepankan tim. Dia tahu kapan harus menyerang, kapan harus membantu bertahan. Dan yang terpenting, dia punya jiwa kepemimpinan di lapangan,” ujar Hodak.
PERSIB saat ini bertengger di puncak klasemen dengan selisih poin tipis dari rival terdekatnya, Borneo FC. Tekanan tinggi tentu mengiringi langkah mereka di setiap laga tersisa. Namun dengan keberadaan pemain seperti Del Pino—yang menjadikan trofi sebagai obsesi utama—optimisme tetap menyala di ruang ganti.
“Semua pertandingan sekarang adalah final. Kami harus tetap fokus dan tidak boleh terpeleset,” kata Del Pino, menutup pernyataannya.
Musim ini bisa jadi penanda sejarah baru bagi PERSIB. Dan jika itu terwujud, maka nama Tyronne del Pino akan tercatat bukan hanya sebagai pencetak gol terbanyak klub, tetapi sebagai jantung permainan dan simbol dedikasi dalam perjalanan menuju kejayaan.(red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih