Rotasi Kiper Jadi Opsi PERSIB Jelang Akhir Musim, Luizinho Passos Buka Peluang

Para penjaga gawang PERSIB mengangkat asisten pelatih kiper I Made Wirawan di balkon Dapur dan Kopi, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Senin, 5 Mei 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)
Para penjaga gawang PERSIB mengangkat asisten pelatih kiper I Made Wirawan di balkon Dapur dan Kopi, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Senin, 5 Mei 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)

MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung sudah memastikan gelar juara Liga 1 2024/25 lebih awal, namun bukan berarti intensitas kompetisi menurun di tubuh tim. Pelatih kiper Luizinho Passos membuka kemungkinan adanya rotasi di posisi penjaga gawang dalam tiga laga terakhir musim ini.

Kevin Ray Mendoza selama ini menjadi pilihan utama di bawah mistar PERSIB. Namun, menjelang penutup kompetisi, Passos tak menutup pintu bagi kiper-kiper lainnya untuk mencicipi menit bermain.

“Kami akan berbicara terlebih dahulu dengan pelatih kepala (Bojan Hodak) mengenai kemungkinan ini. Mungkin akan ada kesempatan untuk memainkan mereka,” ujar Passos kepada awak media dalam sesi latihan PERSIB, baru-baru ini.

Tiga penjaga gawang lain di skuat Maung Bandung adalah Teja Paku Alam, Putra Sheva Sangasi, dan Fitrah Maulana. Ketiganya memang belum mendapatkan banyak menit bermain musim ini. Namun, Passos menegaskan bahwa secara mental dan fisik, para kiper pelapis tetap berada dalam kondisi siap tempur.

“Selama ini mereka bekerja keras di latihan, menjaga semangat, dan terus berkembang. Mereka sangat profesional,” ucap pelatih asal Brasil itu.

PERSIB masih memiliki tiga pertandingan sisa menghadapi Barito Putera, Persita Tangerang, dan Persis Solo. Dengan gelar juara yang sudah di tangan, tiga laga ini dinilai sebagai momentum ideal untuk memberi pengalaman bertanding bagi para pemain muda atau pelapis.

Secara khusus, Passos menyebut dua nama, Fitrah dan Sheva, sebagai penjaga gawang muda dengan potensi cerah. “Saya percaya, mereka punya masa depan bagus. Kalau memang ada kesempatan, saya ingin memberikan mereka waktu bermain,” katanya.

Passos memang dikenal sebagai pelatih yang gemar mengasah potensi muda. Sejak bergabung bersama PERSIB, ia tak hanya fokus pada peningkatan performa teknis, tetapi juga pada penguatan mental dan karakter kiper.

Meski demikian, keputusan akhir soal siapa yang akan bermain tetap berada di tangan pelatih kepala, Bojan Hodak. Komunikasi antara keduanya akan menjadi kunci apakah rotasi penjaga gawang akan benar-benar terealisasi di sisa musim ini.

“Prioritas kami tetap pada tim. Tapi ini juga momen penting bagi pemain lain untuk merasakan atmosfer pertandingan. Kami akan lihat kemungkinan itu,” ujar Passos mengakhiri.

Dengan status juara yang telah dikunci sejak pekan ke-31, PERSIB kini mengarahkan fokus pada menjaga konsistensi permainan, memberikan menit bermain yang adil, serta mematangkan skuat untuk menghadapi musim depan. (red)

Editor : Redaksi