Uston Nawawi Resmi Pimpin Persebaya hingga Akhir Musim, Usai Munster Terkena Kartu Merah

Coach Uston Nawawi Saat Memimpin Tim Persebaya ketika menghadapi Arema FC pada (7/12) lalu yang berakhir dengan skor 3-2. Saat itu Coach Uston menggantikan Coach Paul Munster yang harus absen karena sanksi akumulasi kartu. (Persebaya)
Coach Uston Nawawi Saat Memimpin Tim Persebaya ketika menghadapi Arema FC pada (7/12) lalu yang berakhir dengan skor 3-2. Saat itu Coach Uston menggantikan Coach Paul Munster yang harus absen karena sanksi akumulasi kartu. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA – Manajemen Persebaya Surabaya resmi menunjuk Uston Nawawi sebagai pelatih kepala tim hingga Liga 1 2024/2025 berakhir. Keputusan ini diambil menyusul absennya Paul Munster yang menerima kartu merah langsung saat laga kontra Semen Padang FC beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan resmi yang dirilis klub, manajemen menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat terhadap dinamika yang terjadi di tengah kompetisi yang sedang memasuki fase krusial. Adapun hukuman yang diterima Munster masih berpotensi bertambah, tergantung hasil keputusan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

“Coach Uston kami beri kepercayaan penuh untuk memimpin tim sampai akhir musim. Fokus kami saat ini adalah memaksimalkan dua pertandingan tersisa,” ujar pernyataan resmi manajemen Persebaya, Selasa (14/5/2025).

Persebaya masih menyisakan dua laga penting di pengujung musim, yakni menghadapi Borneo FC dan Bali United. Kedua pertandingan itu diprediksi akan sangat menentukan posisi akhir Persebaya di klasemen akhir Liga 1.

“Manajemen akan terus memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih dan seluruh pemain. Kami ingin menutup musim ini dengan hasil terbaik,” lanjut manajemen.

Uston Nawawi sendiri bukan sosok baru bagi Persebaya. Legenda hidup Bajul Ijo tersebut sudah lama berkecimpung dalam struktur kepelatihan tim, baik di level junior maupun senior. Ia sempat pula menjabat pelatih interim dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Kartu merah yang diterima Munster terjadi dalam suasana tegang saat Persebaya menghadapi Semen Padang FC. Meski insiden tersebut menuai beragam reaksi dari publik, secara regulasi, Munster berpotensi menjalani larangan mendampingi tim lebih dari satu laga.

PSSI melalui Komdis diperkirakan akan segera mengeluarkan keputusan resmi terkait hukuman tambahan bagi pelatih asal Irlandia Utara tersebut. Dalam situasi ini, Persebaya memilih langkah antisipatif dengan mengamankan kendali tim di tangan sosok yang dianggap paling siap secara internal.

Tantangan berat sudah menanti Uston Nawawi. Borneo FC dan Bali United bukanlah lawan yang mudah. Namun dengan motivasi tinggi serta dukungan penuh dari manajemen dan Bonek—suporter fanatik Persebaya—harapan untuk menutup musim dengan hasil positif tetap terbuka.

“Tim ini sudah bekerja keras sepanjang musim. Kami ingin memberikan kebanggaan bagi seluruh pendukung Persebaya di dua laga terakhir nanti,” ujar Uston Nawawi usai sesi latihan tim di Lapangan Thor, Surabaya.

Saat ini, Persebaya tengah mematangkan persiapan teknis dan mental jelang laga melawan Borneo FC. Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar akhir pekan ini. (red)

Editor : Redaksi