Pemusatan Latihan di Thailand, Bojan Hodak Ingin Bangun Chemistry Tim PERSIB
MERAHPUTIH I BANDUNG – Menatap musim kompetisi yang kian mendekat, PERSIB Bandung tak ingin membuang waktu. Tim berjuluk Maung Bandung itu bersiap menjalani pemusatan latihan (TC) intensif di Thailand selama sepuluh hari, mulai 17 hingga 26 Juli 2025. Bukan sekadar latihan fisik dan taktik, pelatih Bojan Hodak menyebut TC kali ini sebagai momen penting untuk membangun kekompakan tim, terutama dengan hadirnya sejumlah wajah baru di skuad.
"Kami akan bersama selama sepuluh hari. Itu artinya, para pemain akan punya banyak waktu untuk mengenal satu sama lain, membangun komunikasi, dan menyatu sebagai tim," ungkap Hodak sebelum keberangkatan tim ke Negeri Gajah Putih, Kamis (17/7/2025).
Dengan skuad yang banyak dihuni pemain anyar, Hodak menyadari pentingnya proses adaptasi yang cepat dan menyeluruh. Pemusatan latihan di luar negeri pun dipilih bukan tanpa alasan. Selain fasilitas yang lebih memadai, lingkungan baru diharapkan dapat menciptakan suasana yang segar dan fokus penuh pada pembentukan tim.
"Ini bukan sekadar latihan. Ini proses pembentukan karakter tim. Di Thailand, tidak ada gangguan. Mereka bisa lebih fokus dan mendalami filosofi permainan yang akan kami terapkan musim ini," imbuh pelatih asal Kroasia tersebut.
Hodak yang menyabet gelar Pelatih Terbaik Liga 1 dua musim beruntun (2023/2024 dan 2024/2025) itu juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun tim yang solid dan kompetitif. Bagi pelatih berusia 53 tahun ini, kesuksesan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi oleh seberapa kuat hubungan antar pemain di dalam dan di luar lapangan.
PERSIB sendiri telah melakukan sejumlah perombakan skuad usai menuntaskan musim sebelumnya. Beberapa pilar utama hengkang, dan sebagai gantinya, manajemen mendatangkan pemain lokal potensial dan beberapa legiun asing anyar yang diyakini bisa memberi warna baru pada permainan Maung Bandung.
Selama berada di Thailand, tim akan menjalani sejumlah agenda latihan tertutup, termasuk uji coba dengan klub lokal. Hodak berharap, agenda ini tidak hanya menguji kesiapan fisik dan strategi anak asuhnya, tetapi juga menjadi ajang pemanasan menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2025/2026 yang diprediksi semakin kompetitif.
"Target utama kami adalah membangun tim yang siap bertarung. Adaptasi harus cepat. Pemain baru harus bisa menyatu dengan kultur PERSIB, dengan cara main kami, dan dengan rekan-rekan setim. TC ini akan sangat menentukan arah kami di awal musim," tegasnya.
Sebagai klub dengan basis pendukung fanatik yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, ekspektasi terhadap PERSIB musim ini pun tidak main-main. Usai gagal merengkuh trofi dalam dua musim terakhir meski tampil konsisten di papan atas, tekanan untuk menjadi juara kembali menguat.
PERSIB akan terbang ke Thailand dengan membawa 30 pemain, termasuk sejumlah pemain muda hasil promosi dari akademi. Rombongan akan bermarkas di salah satu kompleks olahraga terbaik di kawasan Chonburi, yang dikenal memiliki fasilitas latihan kelas internasional.
Dengan penuh optimisme, Maung Bandung bersiap membangun fondasi awal untuk meraih mimpi besar. Di tanah asing, mereka menata ulang semangat, strategi, dan solidaritas—semua demi satu tujuan: kembali mengangkat trofi Liga 1 ke Kota Kembang. (RED)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih