Teja Paku Alam, Sang Benteng Terakhir PERSIB, Siap Tampil All-Out di Musim 2025/26

penjaga gawang andalan PERSIB Bandung, Teja Paku Alam
penjaga gawang andalan PERSIB Bandung, Teja Paku Alam

MERAHPUTIH I BANDUNG - Musim baru Liga 1 2025/2026 akan segera dimulai, dan penjaga gawang andalan PERSIB Bandung, Teja Paku Alam, telah menunjukkan aura kesiapan penuh. Memasuki musim keenamnya bersama tim kebanggaan Jawa Barat ini, Teja menyimpan semangat yang tak pernah surut.

Mengenakan jersey nomor 14 yang sudah melekat sebagai identitasnya di bawah mistar, Teja menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi siap tempur. Ia tak ambil pusing soal siapa yang bakal mengisi posisi utama sebagai kiper. Persaingan di bawah mistar yang semakin ketat bersama Adam Przybek dan Fitrah Maulana Ridwan justru dianggapnya sebagai motivasi tambahan.

“Tidak ada masalah buat saya untuk persaingan ini,” ucap Teja dengan nada tenang namun penuh keyakinan. “Kita harus bersaing secara sehat. Menjalani latihan dengan serius dan selalu menampilkan yang terbaik.”

Sosok yang pernah dinobatkan sebagai kiper terbaik Liga 1 musim 2021/2022 itu seolah mengingatkan bahwa kualitasnya belum habis dimakan waktu. Meski usia semakin matang, fokus dan determinasi Teja justru kian terasah.

Namun menariknya, di tengah sorotan media dan ekspektasi pendukung setia Maung Bandung, kiper berdarah Minang ini memilih bersikap rendah hati. Ia tidak menjadikan target pribadi sebagai poros ambisinya. Alih-alih mengejar statistik individu, Teja lebih mengedepankan harmoni dan keberhasilan tim secara keseluruhan.

“Yang kita lakukan itu semua untuk kebaikan tim,” katanya tegas. “Saya berharap dengan semangat baru ini kami bisa meraih yang terbaik di musim baru nanti.”

Pernyataan itu seakan menjadi cerminan karakter Teja: tangguh, dewasa, dan rela bekerja dalam diam demi nama besar tim. Ia bukan tipe pemain yang gemar tampil di panggung sorotan. Baginya, yang terpenting adalah kontribusi nyata di atas lapangan, tak peduli seberapa banyak headline yang menyebut namanya.

Pelatih kepala PERSIB, Bojan Hodak, tentu punya pekerjaan rumah dalam menentukan siapa yang paling layak menjadi tembok terakhir pertahanan Maung Bandung. Namun di tengah pilihan itu, kehadiran sosok seperti Teja Paku Alam jelas menjadi aset yang tak ternilai. Ia bukan hanya pemain, melainkan juga pemimpin diam yang menunjukkan profesionalisme dengan kerja nyata.

Musim 2025/2026 menjadi panggung baru, dan Teja tampaknya siap memainkan peran utamanya baik sebagai starter maupun mentor bagi kiper-kiper muda. Yang pasti, loyalitas dan semangatnya tak pernah luntur.

Dan saat peluit panjang berbunyi di pertandingan pembuka nanti, satu hal sudah bisa dipastikan: Teja Paku Alam akan selalu siap berdiri tegak di bawah mistar demi lambang PERSIB di dada. (red)
 
 
 

Editor : Redaksi