Senator DPD RI Apresiasi Penyaluran Zakat Yayasan H.M. Cheng Ho yang Jangkau 32 Ribu Warga

MERAHPUTIH I SURABAYA – Senator dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Lia Istifhama, menghadiri kegiatan penyaluran zakat yang diselenggarakan Yayasan H.M. Cheng Ho pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan sosial yang digelar di Surabaya tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan menjelang Idulfitri.

Dalam kesempatan itu, Lia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas meningkatnya jumlah penerima manfaat zakat pada tahun ini. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Sebagai warga Surabaya tentu kita patut bersyukur. Di sini kita belajar bagaimana bekerja secara profesional dengan visi sosial yang kuat,” kata Lia saat memberikan sambutan.

Ia mengungkapkan, jumlah penerima zakat tahun ini mencapai sekitar 32 ribu orang. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 15 ribu penerima manfaat. Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan filantropi.

Dalam program tersebut, setiap penerima tidak hanya mendapatkan paket sembako, tetapi juga bantuan uang tunai sebesar Rp500 ribu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari raya.

Lia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi selama Lebaran, tetapi juga dapat menjadi modal untuk kegiatan produktif.

“Harapannya tidak hanya habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha kecil sehingga membantu perekonomian keluarga dalam jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menilai keberhasilan yayasan dalam menghimpun dana zakat tidak lepas dari tingginya kepercayaan masyarakat kepada lembaga tersebut. Kepercayaan itu, menurutnya, lahir dari konsistensi pengurus dalam menjalankan program sosial yang transparan dan tepat sasaran.

“Ini bukti bahwa masyarakat percaya. Yayasan mampu mengkolaborasikan para hartawan dan dermawan untuk bersama-sama menunaikan zakat dan berbagi dengan sesama,” tuturnya.

Hal menarik lainnya, Lia menyoroti bahwa para donatur yang terlibat tidak hanya berasal dari kalangan Muslim, tetapi juga dari berbagai latar belakang agama. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat keberagaman dan solidaritas sosial yang kuat di Surabaya.

Ia berharap model kolaborasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk membangun gerakan filantropi yang inklusif.

“Ini contoh baik bahwa semangat berbagi tidak mengenal batas agama. Semoga daerah lain juga bisa meniru bagaimana yayasan ini menggandeng para dermawan untuk bersama-sama membantu masyarakat,” katanya.

Menjelang Idulfitri, Lia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi berbagai kebutuhan Lebaran. Ia mengimbau khususnya para ibu rumah tangga agar tidak panik dan tetap menjaga suasana Ramadan dengan penuh ketenangan.

“Yang penting tetap berpikir positif, beribadah dengan nyaman dan penuh keberkahan. Insyaallah kita akan menyambut 1 Syawal dengan suasana yang bahagia,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Lia menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, pengurus yayasan, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Ia juga berharap Surabaya senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan kondusif sehingga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berkembang di masa mendatang.(dpr)

Editor : prass prasetyo