Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jatim Aman dan Sehat
MERAHPUTIH I LAMONGAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur menjelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026 dalam kondisi aman, sehat, dan mencukupi. Kepastian itu disampaikan usai meninjau peternakan sapi di Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur, Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Minggu (24/5).
Menurut Khofifah, stok ternak kurban di Jawa Timur tidak hanya cukup memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga siap memasok permintaan dari luar daerah. Berdasarkan data dinas peternakan kabupaten/kota, total ketersediaan ternak kurban tahun 2026 mencapai 2.055.978 ekor, terdiri dari sapi, kambing, domba, dan kerbau.
Sementara kebutuhan hewan kurban tahun ini diproyeksikan sekitar 427 ribu ekor. “Jumlah ternak kurban di Jawa Timur tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat,” kata Khofifah.
Ia juga mengapresiasi Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga utama ternak di Jawa Timur. Populasi sapi potong di daerah tersebut mencapai lebih dari 108 ribu ekor, disusul kambing dan domba yang juga cukup besar.
Di sisi lain, Khofifah menilai tingginya minat masyarakat berkurban tahun ini berdampak positif terhadap penjualan ternak. Harga sapi kurban tercatat naik sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta per ekor dibanding tahun lalu, namun penjualan tetap meningkat.
“Momen Idul Adha tahun ini cukup membantu perekonomian peternak dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Pemprov Jawa Timur juga menyiagakan ribuan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, pengawas bibit ternak, pengawas mutu pakan, hingga juru sembelih halal bersertifikat. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem, termasuk vaksinasi dan biosecurity guna memastikan hewan kurban bebas penyakit.
Sementara itu, Pengelola Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur, Suparto, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 300 ekor sapi kurban tahun ini. Sekitar 80 persen di antaranya telah terjual ke wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
“Alhamdulillah penjualan tahun ini meningkat, bahkan Ibu Gubernur juga memborong delapan ekor sapi,” katanya.(lmg)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih