Rivera Bersinar di Persebaya, Masuk Best XI Super League 2025/26

Penampilan gemilang Francisco Rivera di musim ini mengantarkannya masuk ke dalam Best XI Super League 2025/26. (Persebaya)
Penampilan gemilang Francisco Rivera di musim ini mengantarkannya masuk ke dalam Best XI Super League 2025/26. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Penampilan gemilang Francisco Rivera sepanjang musim 2025/2026 akhirnya berbuah pengakuan bergengsi. Gelandang kreatif milik Persebaya Surabaya itu resmi masuk dalam daftar Best XI Super League 2025/2026 versi operator kompetisi I.League setelah tampil konsisten sebagai motor permainan Bajol Ijo.

Penghargaan tersebut semakin menegaskan posisi Rivera sebagai salah satu pemain asing paling berpengaruh di kompetisi Indonesia dalam beberapa musim terakhir. Pemain asal Meksiko itu tidak hanya menjadi pengatur ritme permainan, tetapi juga tampil produktif lewat kontribusi gol dan assist yang terus meningkat.

Sejak awal musim, Rivera memang menjadi sosok sentral di lini tengah Persebaya. Visi bermain, akurasi umpan, hingga kemampuannya membuka ruang membuat permainan Bajol Ijo terlihat lebih hidup dan agresif. Tidak sedikit kemenangan Persebaya musim ini lahir dari sentuhan dan kreativitas pemain berusia 31 tahun tersebut.

Performa impresif Rivera sebenarnya sudah mulai terlihat sejak pertama kali berseragam Persebaya pada musim 2024/2025. Kala itu, ia langsung beradaptasi dengan cepat dan menjadi pemain kunci dalam skema permainan tim asal Kota Pahlawan tersebut.

Pada musim debutnya bersama Persebaya, Rivera sukses membukukan delapan gol dan tujuh assist dari 29 pertandingan. Catatan itu menjadi sinyal awal bahwa dirinya bukan sekadar gelandang biasa, melainkan pemain yang mampu memberikan dampak nyata di sektor serangan.

Namun musim 2025/2026 menjadi panggung terbaik Rivera sejauh ini. Ia tampil jauh lebih matang dan efektif. Dari 30 pertandingan yang dijalani, Rivera berhasil mencatatkan 13 gol dan 10 assist, sebuah statistik yang menunjukkan perannya sangat vital dalam perjalanan Persebaya musim ini.

Berkat kontribusi luar biasa tersebut, Rivera dipercaya mengisi posisi gelandang serang dalam formasi 4-2-3-1 Best XI Super League 2025/2026 pilihan I.League.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan usaha yang saya lakukan setiap hari untuk membantu tim,” ujar Rivera.

Bagi Rivera, penghargaan tersebut bukan sesuatu yang benar-benar baru. Sebab sebelumnya ia juga pernah masuk dalam jajaran tim terbaik kompetisi musim 2023/2024. Bahkan pada musim itu, ia berhasil meraih predikat pemain terbaik liga.

Meski demikian, Rivera mengaku pencapaian bersama Persebaya musim ini memiliki arti tersendiri. Ia merasa perjalanan panjang bersama tim membuat penghargaan tersebut terasa lebih emosional dan spesial.

Pemain asal Meksiko itu pun mempersembahkan penghargaan tersebut kepada seluruh elemen tim yang selama ini membantunya berkembang di lapangan.

“Saya ingin mendedikasikan penghargaan ini untuk seluruh tim yang sudah banyak membantu saya berkembang menjadi pemain yang lebih baik. Juga untuk keluarga saya yang selalu mendukung,” katanya.

Tidak hanya Rivera, Persebaya juga memiliki wakil lain dalam susunan Best XI musim ini, yakni Arief Catur Pamungkas. Rivera menilai pemain lokal tersebut memang layak mendapatkan apresiasi berkat kerja keras dan konsistensinya sepanjang kompetisi.

“Catur adalah pemain lokal yang luar biasa. Saya ikut senang dengan penghargaan yang dia dapatkan, karena saya mengenalnya dengan baik dan tahu dia memang pantas mendapatkannya. Dia bekerja sangat keras untuk tim,” ungkap Rivera.

Di balik keberhasilan individu yang diraihnya, Rivera juga tidak melupakan dukungan besar dari suporter setia Persebaya, yakni Bonek dan Bonita. Menurutnya, atmosfer dukungan dari tribun menjadi salah satu kekuatan terbesar yang membantu tim melewati berbagai tekanan sepanjang musim.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita yang selalu memberikan dukungan. Dukungan mereka sangat penting bagi seluruh pemain Persebaya,” jelasnya.

Rivera menyebut loyalitas dan semangat yang diberikan Bonek serta Bonita selalu menghadirkan energi tambahan bagi para pemain saat bertanding. Bahkan dalam situasi sulit sekalipun, dukungan suporter menjadi dorongan emosional yang membuat tim terus berjuang.

“Bagi kami, Bonek dan Bonita selalu menjadi pemain ke-12. Mereka memberikan energi tambahan, mendorong kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik di lapangan,” tandasnya.(sub)

Editor : Redaksi