Dua Tenaga Medis RSUD Sidoarjo Terkonfirmasi Covid-19, Berpulang

Dua tenaga medis RSUD Sidoarjo (Foto; ist)
Dua tenaga medis RSUD Sidoarjo (Foto; ist)

MERAHPUTIH | SIDOARJO - Kabar duka datang dari RSUD Sidoarjo. Dua tenaga medisnya dr Gatot Promono dan Sri Agustin, perawat Poliklinik Eksekutif meninggal dunia. Gatot Pramono merupakan dokter di IGD yang selama ini juga menjadi dokter dalam penanganan pasien covid-19 di rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo tersebut.

"Almarhum dr Gatot Pramono meninggal dunia pada pukul 18.13 WIB. (19/6) setelah menjalani perawatan selama tiga hari sejak tanggal 17-6-2020," ungkap dr Syaf Satriawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupatem Sidoarjo.

Dikatakan dr Syaf, almarhum sebelumnya mengeluh suhu badannya panas dan muntah. Pada tanggal 18 Juni kemarin almarhum menjalani swab test, dan hasilnya dinyatakan positif covid-19. Juga ada penyakit penyerta lain, yakni diabetes.

Jenazah dokter Gatot Pramono langsung dimakamkan pada Jumat malam setelah dinyatakan tim medis meninggal dunia.

"Proses pemakaman dengan protokol Covid-19," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji.

Polisi juga melakukan pengawalan sejak jenazah keluar dari rumah sakit hingga proses pemakaman selesai pada Jumat malam.

Sementara itu kabar duka kembali datang dari RSUD Sidoarjo. Seorang perawat di sana juga dinyatakan telah meninggal dunia, Sabtu dini hari (20/6).

Sri Agustin, perawat perawat Poliklinik Eksekutif RSUD Sidoarjo juga meninggal dunia karena covid-19. Dia sempat menjalani perawatan di ruang isolasi akibat penyakit yang dideritanya.

Sri Agustin menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 02.00 WIB. Almarhumah sudah selama 17 hari menjalani perawatan di ruang isolasi. Bahkan, 15 hari terakhir juga sudah memakai ventilator.

ASN yang sudah mengabdi sekitar 18 tahun di rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo itu juga punya penyakit penyerta. Yakni penyakit jantung.

Pihak rumah sakit, Pemkab Sidoarjo, dan berbagai kalangan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kematian dua tenaga medis di Sidoarjo ini.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya kedua pejuang kesehatan itu.

"Mewakili gugus tugas penanganan covid -19 kami mengucapkan bela sungkawa. Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan menyepelekan, karena jumlah pasien dan yang meninggal dunia juga terus bertambah," tegas Kapolresta Sidoarjo. (lis/tji)

Editor : Tudji Martudji