Tiga Paslon Bupati Sidoarjo Berebut Rekom PKB

Tiga Paslon Bupati Sidoarjo yang saat ini tengah menunggu turunnya rekom dari PKB. (FOTO: HMP/lis)
Tiga Paslon Bupati Sidoarjo yang saat ini tengah menunggu turunnya rekom dari PKB. (FOTO: HMP/lis)

MERAHPUTIH|Sidoarjo - Sebentar lagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuka Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, tepatnya pada tanggal 4-6 September 2020.

Teka teki rekomandasi dari partai politik pun tidak luput perhatian khalayak umum. Siapa bakal calon kepala daerah yang akan diberangkatkan Menuju orang nomor satu di kota delta.

Yang paling menyedot perhatian publik adalah rekom dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dengan modal 16 Kursi di Legislatif tentu tidak harus berkoalisi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil Bupati Sidoarjo.

Saat ini, yang bertarung kuat merebut rekom dari PKB setidaknya sudah ada tiga nama yang lengkap dengan bakal calon wakilnya.
Diantaranya, Nur Ahmad Syaifuddin (Cak Nur) wakil Bupati Sidoarjo yang ijtihad Politiknya ingin menggandeng Mimik Idayana, Anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra.

Achmad Amir Aslichin (Mas IIN) Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB yang digadang-gadang menggandeng ketua PC  Muslimat NU Sidoarjo, Ainun Jariyah. Aninun sekarang menjadi anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB Sidoarjo.

Selanjutnya, ada nama Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) Putra dari KH. Agoes Ali Mashuri, pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, Lebo Sidoarjo, dinilai cocok berpasangan dengan H. Subandi, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB.

Melihat Komposisi tersebut, Anik Maslachah Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur menjelaskan salah satu indikator dalam menentukan rekom itu berdasarkan hasil survei elektabilitas (tingkat keterpilihan) dari kader yang akan bertarung di Pilkada 2020. Mereka kader terbaik yang mempunyai peluang yang sama.

"Kalau mengenai rekom itu tergantung dari hasil survei yang dilakukan dpw, dan survei dari para calon. Kemudian kita lihat trend kenaikan yang terbaik," Kata Anik Maslachah saat di konfirmasi melalui seluler-nya. Minggu (2/8).

Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur itu menjelaskan, yang tidak kalah penting yang menjadi pertimbangan mendapat rekom dari partai besutan Alm. Gus Dur itu adalah loyalitas terhadap PKB dan Nahdlatul Ulama' (NU).

"Visi ke-Aswajaan, integritas, kredibilitas dari Paslon juga menjadi pertimbangan penting PKB dalam mengeluarkan rekom," jelasnya.

Kalau mengenai, Paslon yang menggandeng kader diluar PKB, Anik menyatakan optimis bahwa sidoarjo cukup kuat dari kader internal. Karena menurutnya, hubungan PKB dan NU tidak bisa terpisahkan.

"Kalau memang ada partai yang ikut mendukung, tentu kami akan senang," jelasnya. (lis/lmi)

Editor : Tukiman Sarmijan