Pria Meninggal di Apartemen Usai Minum Ronde

Petugas dari Polsek Budiran dan Tim Inafis Polresta Sidoarjo Saat melakukan olah TKP. (FOTO: HMP/lis)
Petugas dari Polsek Budiran dan Tim Inafis Polresta Sidoarjo Saat melakukan olah TKP. (FOTO: HMP/lis)

MERAHPUTIH|Sidoarjo - Seorang penghuni Apartemen Prospero KNV Desa Entalsewu Buduran ditemukan tidak bernyawa di kamarnya lantai 9, sekitar pukul 20.10 WIB Sabtu (8/8) malam.

Diketahui korban bernama Agung Prastanto, 42, warga Jalan  Kelinci IV/1439 RT 05/RW 03 Kelurahan Pandean lamper Kecamatan Gayamsari Kota Semarang.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban datang ke Apartemen Prospero KNV sekitar pukul 17.00. Korban kemudian masuk menuju ke lantai 9 dan masuk ke sebuah kamar bersama salah seorang temannya.

Selang satu jam kemudian, yaitu sekitar pukul 18.00 korban kemudian menuju lantai 16 dan masuk ke salah satu kamar. Di sana korban membuat kopi dan meminumnya seorang diri.

Kemudian pada pukul 19.30 korban bersama seorang temannya, Mega, keluar mencari makan di KNP Desa Sumput dengan menggunakan sepeda motor Mio Soul L 6337 NN milik Mega.

"Korban mengeluh sakit dan dadanya terasa panas saat perjalanan ke Sumput,"ujar Kapolsek Buduran Kompol Gatot Setyo, Minggu (09/8).
Korban sempat membeli minuman Ronde. Dia juga membungkus dua plastik ronde untuk dibawa ke apartemen. Korban dan Mega kemudian kembali ke apartemen pukul 20.00. Saat tiba di apartemen, korban minum ronde lagi satu bungkus dan langsung tidur sambil mengorok.

Mega kemudian memanggil temannya serta Security Apartemen untuk datang ke kamar di mana korban berada. Saat itu dada korban ditekan untuk pertolongan pertama. Namun ternyata tidak ada respon dan badan korban sudah dingin. Mereka kemudian melapor ke Mapolsek Buduran.

"Sekitar pukul 22.00 Wib saya dan anggota datang ke lokasi dan tidak lama kemudian team Inafis Polresta Sidoarjo juga datang ke TKP," ujar Gatot.
Kemudian sekitar pukul 00.20 korban dibawa ke RSUD Sidoarjo menggunakan ambulan. Gatot menuturkan, korban diduga kelelahan. Di sisi lain, korban juga memiliki riwayat sakit asam lambung.

"Bisa juga sakit jantung tapi menunggu hasil visum rumah sakit," jelasnya. (lis/lmi)

Editor : Tukiman Sarmijan