Imbas Covid-19, Ratusan Karyawan Hotel di Surabaya Terpaksa Dirumahkan

Salah satu Hotel dikawasan Surabaya. ( foto : hmp/riski )
Salah satu Hotel dikawasan Surabaya. ( foto : hmp/riski )

MERAHPUTIH|SURABAYA - Wabah Virus Corona atau Civid19 berdampak pada perekonomian di Jawa Timur. Banyak hotel di Jawa Timur yang sudah tidak operasional. Sehingga, banyak karyawan hotel yang terpaksa harus dirumahkan oleh pihak management hotel.

Beberapa karyawan hotel di Surabaya saat ditemui oleh merahputi.id mengaku, bahwa mereka saat ini dirumahkan oleh pihak hotel. Karena hotel mereka bekerja tidak ramai seperti sebelum ada wabah Virus Corona. Dan pengunjung hotel yang sepi serta pendapatan yang menurun membuat pihak hotel terpaksa merumahkan mereka.

Tommy salah satu pegawai hotel di jalan arjuno ini menyebutkan, bahwa dirinya mendapatkan informasi dari management hotel bahwa dirinya akan dirumahkan mulai tanggal 10 april hingga 23 april.

"Saya bekerja sudah 8 tahun mas sejak tahun 2013. Posisi saya saat ini sebagai house keeping, saya mendapatkan informasi akan dirumahkan dari management hotel," Katanya saat ditemui (8/4).

Dirumahkannya karyawan hotel ini setelah adanya wabah Virus Corona masuk ke jatim khususnya di Surabaya. Sehingga, pendapatan (omset) hotel mengalami penurunan drastis, imbuhnya.

Sebelumnya, sudah ada 2 karyawan yang juga sudah dirumahkan oleh pihak hotel. Sehingga, sistem yang digunakan pihak hotel di tempat kerjanya, menggunakan sistem sift 2 minggu masuk dan 2 minggu dirumah, sehingga kondisi ini berimbas pada gaji karyawan, tambahnya.

Selain Tommy, Kirno yang juga bekerja di salah satu hotel di wilayah bambu runcing Surabaya ini mengeluhkan hal serupa. Sejak ia bekerja selama 2 tahun yang menjabat sebagai eksekutif house keeper juga dirumahkan oleh pihak hotel.

"Berat kalau kondisi ini terus berlanjut, karena pengaruh ke gaji karyawan yang terpaksa dipotong pihak hotel 50 persen, karena kita masuk juga tidak 1 bulan full dan hanya bekerja setengah bulan," Katanya. (ris )

 

Editor : Lasiono