Besok Cawali PDIP Diumumkan, Hasto Puji Risma, Petanda Apa?
MERAH PUTIH|Jakarta- DPP PDI Perjuangan (PDIP) memastikan pengumuman pasangan calon wali kota (Cawali) dan wakil wali kota (Cawawali) Surabaya akan digelar secara virtual pada Rabu (2/9/2020). Pengumuman ini terbilang mepet, lantaran pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya digelar 4-6 September 2020. Apa ini strategi khusus PDIP yang akan ‘bertarung’ melawan Machfud Arifin-Mujiaman yang disokong delapan parpol?
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan puncak pengumuman calon akan dilakukan dalam Rapat DPP yang dinyatakan terbuka untuk umum, dan dilakukan secara daring pada 2 September 2020 pukul 14:00 WIB. Menurutnya, PDI Perjuangan menempatkan Kota Surabaya sebagai panggung politik utama setelah Jakarta. Surabaya tidak hanya kota terbesar kedua Indonesia. Surabaya telah menjadi best practices, kota sederet prestasi.
“Surabaya sangat layak ditempatkan sebagai puncak pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan. Di kota inilah semangat nasionalisme dan patriotisme tumbuh subur. Di kota inilah semangat hubbul wathon minal iman berkumandang menghalau bala tentara sekutu,” kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Merah Putih, Selasa (2/9/2020).
Atas dasar semangat perjuangan tersebut, lanjut Hasto, PDI Perjuangan meyakini bahwa rakyat Surabaya memiliki kesadaran dan semangat juang untuk menjaga Surabaya agar tidak jatuh ke tangan mereka yang ingin merombak tata keindahan kota, hanya karena daya gerak kekuatan modal. “Bagaikan Pasukan Sekutu yang mencoba merampas kedaulatan NKRI dengan NICA di belakangnya, kini pun ada kekuatan tersembunyi yang mencoba hadir dengan ‘meriam kapitalnya’ untuk merebut Surabaya. Pertimbangan mereka murni kekuasaan dan capital,” tandas Hasto.
Bagi PDI Perjuangan, masih kata Hasto, kekuasaan itu membangun peradaban. Terlebih untuk Kota Surabaya yang telah hadir sebagai laboratorium politik dimana Pancasila begitu membumi. “Kepemimpinan Ibu Risma (Tri Rismaharini, red) bersama seluruh jajaran birokrasi dirasakan betul kehadirannya oleh masyarakat Surabaya. Kesemuanya membentuk modal sosial sebagai benteng pertahanan rakyat agar Surabaya tidak jatuh ke tangan yang salah,” papar Hasto.
“Hal itulah yang menyebabkan mengapa PDI Perjuangan begitu hati-hati, dan Ibu Megawati Soekarnoputri pun memertimbangkan dengan seksama, dengan bening, sebab keputusan terhadap sosok pemimpin Surabaya tsb berkorelasi langsung terhadap kehidupan rakyat kecil, dan juga menentukan arah masa depan Kota Surabaya yang begitu indah dan asri. Bahkan demi tanggung jawab tsb, pengumuman Kota Surabaya pun dilakukan secara khusus,” imbuh dia.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono juga membenarkan bahwa pengumuman pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya akan dilakukan Rabu, 2 September 2020. "Benar, sesuai informasi yang kami terima dari pusat, pengumumannya besok siang," ujar Deni. (rl/rga)
Editor : Ali Mahfud
Harian Merah Putih