BHS - Taufiqulbar Kantongi 11 Kursi, Siap Maju di Pilkada Sidoarjo

Ketua Umum Demokrat Agus Hari Murti Yudhoyono saat menyampaikan Rekomendasi kepada Pasangan Bacabup BHS - Taufiqulbar di Jakarta. (FOTO: HMP/lis)
Ketua Umum Demokrat Agus Hari Murti Yudhoyono saat menyampaikan Rekomendasi kepada Pasangan Bacabup BHS - Taufiqulbar di Jakarta. (FOTO: HMP/lis)
MERAHPUTIH|Sidoarjo - Pasangan Bacabup Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) - M. Taufiqulbar menerima rekomendasi dari Partai Demokrat untuk maju di Pilkada Sidoarjo.
 
Rekomendasi Partai Demokrat diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta, Selasa (1/9).
 
Dengan demikian, pasangan Bacabup BHS-Taufiqulbar telah mengantongi 11 kursi legislatif dari 10 kursi yang disyaratkan KPU untuk bisa mendaftar sebagai Calon Bupati-Wakil Bupati.
 
Adapun 11 kursi tersebut diperoleh Pasangan  BHS-Taufiqulbar dari Partai Golkar (4 kursi), PKS (4 kursi), PPP (1 kursi) dan Demokrat (2 kursi).
 
Disampaikan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo Agil Efendi, Demokrat siap mengawal dan memenangkan BHS-Taufiq yang sudah mendapat rekom.
 
"Sebagai kader, Kami siap, mengawal dan memenangkan calon dari partai Demokrat," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (1/9) . 
 
Bagaimana dengan PDI Perjuangan yang memiliki 9 kursi legelatif dan sampai dengan hari ini belum menurunkan rekomendasi.
 
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Samsul Hadi mengatakan, pihak DPP PDI Perjuangan tidak mau gegabah dalam memberikam rekom. Saat ini masih dalam proses pembahasan intens di pusat, hal itulah yang menyebabkan sampai dengan hari ini surat rekomendasi belum diturunkan oleh DPP PDI Perjuangan.
 
"Ya tunggu dulu besok. Sekarang prosesnya masih berjalan. Kita juga masih menunggu informasi dari pusat," katanya.
 
Banyaknya pesan berantai yang menyebut DPP PDI Perjuangan  merekom Kelana Aprilianto - Mimik Idayana, Samsul Hadi  menanggapi, Isu-isu seperti itu merupakan bagian dari dinamika politik. Tapi secara resmi dari partai sampai hari ini belum mengeluarkan rekom.
 
"Hal seperti itu sering muncul mendekati masa pendaftaran calon di KPU," ucapnya.
 
Dalam menyikapi isu-isu tersebut semua pihak harus jeli ucap Samsul, sumber informasinya harus jelas, Apakah ada kop suratnya dari DPP PDI P? Apakah ada tanda tangan Ketua Umum? .
 
"Yang pasti siapapun nanti yang direkom kita tegak lurus atas keputusan itu, sementara tunggu dulu," ujarnya.
 
Selain PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional sampai hari ini belum juga menurunkan Surat rekomendasi kepada pasangan calon.
 
Ketua DPD PAN Sidoarjo, Ahmad Dzul Himam mengatakan, dari beberapa Bakal Calon yang mendapat surat tugas dari DPD PAN, sejauh ini PAN Sidoarjo masih tetap condong untuk mengusung Kelana Aprilianto dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo. 
 
Beberapa bakal calon tersebut ialah H. Haris, Kelana Aprilianto, Tri Susilowati, dan juga M. Taufiqulbar. Himam menyebut dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo, DPD PAN siap untuk membackup Kelana Aprilianto.
 
"Taufiqulbar memang resmi jadi Wabupnya BHS. Untuk Pak Kelana dapat Wabup dari koalisi PDIP PAN. Kami siap (untuk membackup kelana). Kalau rekom itu domain DPP," ucapnya. (lis/lmi)
 
 

Editor : Tukiman Sarmijan