Resmi Daftar ke KPU, Eri-Armuji Digandeng Whisnu Sakti
MERAH PUTIH|Surabaya- Pasangan Calon (Paslon) Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota (cawali-cawawali) Surabaya dari PDI Perjuangan (PDI-P), Eri Cahyadi – Armudji, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jumat (4/9/2020). PDIP full team dengan kehadian sejumlah pengurus PDIP dan kader di tingkat Ranting hingga DPC.
Ratusan kader PDIP dari berbagai PAC yang tersebar di Surabaya juga ikut mengawal. Bahkan, tampak Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Whisnu Sakti Buana, yang sebelumnya gagal mendapatkan rekom dari DPP PDIP di Pilwali Surabaya 2020. Whisnu Sakti menaiki replika banteng yang diangkat para pendukungnya.
Tri Rismaharini, Walikota Surabaya yang juga Ketua DPP PDI-P Bidang Kebudayaan juga terlihat di antara mereka. Terlihat juga sejumlah anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDIP dan pengurus PDIP. Selain Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, terlihat juga Baktiono dan Syaifuddin Zuhri yang saat Pemilu 2019 meraih suara tertinggi peringkat 1 dan 2 dari seluruh calon legislatif DPRD Kota Surabaya.
Menariknya, ketika masuk ke kantor KPU Surabaya, untuk mendaftarkan diri sebagai Cawali-Cawawali, paslon ini digandeng oleh Wisnu Sakti Buana. “Ini adalah bentuk dukungan kami kepada Eri-Armuji," kata salah satu pendukung, Kusnan Hadi.
Selain itu, para pendukung dari kalangan warga Nahdliyin, Muhammadiyah, jamaah pengajian hingga relawan juga turut mengantarkan Eri-Armuji.
Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan banyaknya pendukung Eri-Armuji menunjukkan kekuatan gotong royong partai yang siap bergerak dalam Pilkada Surabaya 9 Desember 2020. "Ini perwujudan dari ajaran Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa kesolidan kami adalah separuh dari kemenangan. Separuh lagi, diwujudkan dalam kerja-kerja menyeluruh untuk merebut hati rakyat," tandasnya.
Pendaftaran juga akan dimeriahkan atraksi kesenian tradisional Reog Ponorogo, Barongsai, pertunjukan Banjari yang khas di kalangan jamaah pengajian, dan pentas pengamen jalanan. "Kami tampilkan kesenian yang multi kultur sebagai pesan kuat agar Eri Cahyadi-Armuji teguh menjaga kebudayaan-kebudayaan lokal, jati diri Indonesia, menjaga Bhinneka Tunggal Ika yang hidup harmoni di Kota Surabaya. Kesenian tradisional tumbuh subur di kampung-kampung, dan mereka harus dijaga," tuturnya. (ton)
Editor : Ali Mahfud
Harian Merah Putih